Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Menguat ke 6.194, Bunyi Lonceng Tutup Bursa Saham 2018

Andrea Heschaida Nugroho , Jurnalis-Jum'at, 28 Desember 2018 |16:18 WIB
IHSG Menguat ke 6.194, Bunyi Lonceng Tutup Bursa Saham 2018
Penutupan Bursa Saham 2018 (Foto: IDX Channel)
A
A
A

“Kita juga berharap sebentar lagi (penutupan perdagangan) di atas 6.000),” ujarnya, di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Indeks LQ45 turun 2,05 poin atau 0,2% menjadi 985,95, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,83 poin atau 0,1% ke 686,86, indeks IDX30 turun 1,85 poin atau 0,3% ke 542,85, dan indeks MNC36 turun 0,35 poin atau 0,1% ke 353,23.

Mayoritas sektor penggerak IHSG melemah dengan sektor konsumen memimpin pelemahan sebesar 1,5% dan sektor perkebunan menguat 1,4%.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) naik Rp40 atau 20% ke Rp240, saham PT Indofarma Tbk (INAF) naik Rp850 atau 15,04% ke Rp6.500, dan saham PT Ultra Jaya Milk Tbk (ULTJ) naik Rp145 atau 12,03% ke Rp1.350.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp500 atau 8,20% ke Rp5.600, saham PT Intikeramik Alamasri Inds. Tbk (IKAI) turun Rp13 atau 7,10% ke Rp170 dan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) turun Rp30 atau 5,13% ke Rp555.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement