Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menanti Manfaat Divestasi Freeport bagi Masyarakat Papua

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 01 Januari 2019 |21:05 WIB
Menanti Manfaat Divestasi Freeport bagi Masyarakat Papua
Tambang PT Freeport (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah akhirnya berhasil menguasai saham mayoritas dari PT Freeport Indonesia (PTFI). Hal tersebut menyusul berhasilnya PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk membeli 51% saham PT Freeport Indonesia.

Atas keberhasilan tersebut, masyarakat Indonesia khususnya Papua pun menaruh harapan besar kepada pemerintah. Pasalnya, kesuksesan ini membuat Pemerintah Daerah Papua dapat jatah 10% saham PTFI.

Pengamat Energi dan Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmi Radhi mengatakan, keberhasilan Inalum untuk mencaplok 51% saham Freeport menimbulkan harapan baru. Pasalnya, negara bisa mendapatkan manfaat yang lebih yang berasal dari deviden.

Selama ini sendiri saham pemerintah di PTFI hanya kebagian jatah sekitar 9,3% saja. Bahkan seringkali deviden tersebut ditahan oleh perseroan dengan alasan untuk kegiatan operasional.

"Kepemilikan 51% saham Freeport maka dividen yang diperoleh kan bisa lebih besar dari sebelumnya yang hanya 9,3%. Kalau saya menghitung itu deviden yang diperoleh itu tergantung.Kalau tahun 2015 itu USD4,2 miliar, artinya kalau 51% dengan asumsi tidak ada laba ditahan maka Inalum akan mendapatkan sekitar USD2,8 miliar," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (1/1/2019).

Menurut Fahmi, sejumlah uang tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk beberapa hal. Pemanfaatan tersebut tentunya tergantung bagaimana Inalum dalam hal ini menentukan arah kebijakannya pasca mendapatkan deviden.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement