nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPKN Terima 580 Aduan Sepanjang 2018, Terbanyak soal Rumah

Mulyani, Jurnalis · Sabtu 05 Januari 2019 15:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 05 470 2000340 bpkn-terima-580-aduan-sepanjang-2018-terbanyak-soal-rumah-78p7vO0F6Y.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Selama setahun terakhir, Badan Pengaduan Konsumen Nasional (BPKN) telah menerima 580 pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan sebagai konsumen dari pihak lain. Angka tersebut naik dibanding tahun 2017 yang hanya 40 hingga 50 pengaduan.

“Selama 2018 banyak pengaduan dari masyarakat ke BPKN. Kenaikan angka pengaduannya pun sangat signifikan dibanding tahun 2017,” ujar Wakil Ketua BPKN Rolas Sitinjak, Sabtu (5/1/2019).

Rolas juga mengatakan, paling banyak keluhan masyarakat dalam sektor perumahan dan pembiayaan. Meskipun demikian, Rolas tidak merinci berapa banyak keluhan pada sektor perumahan dan pembiayaan.

Selain itu, BPKN juga mencermati semakin banyaknya rumah sakit (RS) yang menghentikan layanan kesehatan Badan Penyelenggara Jasa Kesehatan (BPJS) sejak awal Januari dengan beberapa alasan. Hal ini sangat berpotensi merugikan akses masyarakat atau konsumen yang membutuhkan layanan kesehatan.

Alasan-alasan tersebut seperti belum terakreditasinya rumah sakit, masih dalam proses perpanjangan akreditasi, tidak memenuhi syarat rekredensialing, dan Surat Izin Operasional belum terbit.

Dalam hal akreditasi atau hal lain, BPKN meminta agar sebaiknya BPJS tidak memutus kerjasama dengan rumah sakit. Sehingga tidak ada masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini