Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Maruarar Sirait Minta Anggaran Rp106 Triliun, Rp57,2 Triliun untuk Bedah Rumah 2 Juta Unit

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |13:55 WIB
Maruarar Sirait Minta Anggaran Rp106 Triliun, Rp57,2 Triliun untuk Bedah Rumah 2 Juta Unit
Maruarar Sirait Minta Anggaran Rp106 Triliun, Rp57,2 Triliun untuk Bedah Rumah 2 Juta Unit (Foto: PKP)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta anggaran Rp106 triliun untuk tahun 2027. Anggaran ini untuk mewujudkan program 3 juta rumah.

Ara sapaan akrabnya menjelaskan, pagu indikatif Kementerian PKP tahun 2027 hanya sebesar Rp9,913 triliun. Angka tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan riil untuk mencapai target pembangunan dan peningkatan kualitas hunian nasional.

"Usulan kebutuhan anggaran Kementerian PKP TA 2027 adalah Rp106 triliun. Dengan target 2,84 juta unit (pembangunan rumah dan program BSPS). Dengan pagu indikatif Rp9,913 triliun, diperlukan tambahan anggaran sebesar Rp96,09 triliun untuk mencapai target tersebut," kata Ara dalam Raker Bersama Komisi V DPR RI, Rabu (17/6/2026). 

Ara menjelaskan, sebagian besar kebutuhan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk program-program fisik yang langsung menyentuh masyarakat. Dari total usulan Rp106 triliun, sekitar Rp102,91 triliun atau 97 persen diperuntukkan bagi pembangunan dan peningkatan kualitas perumahan, sedangkan sisanya untuk kegiatan nonfisik.

Program terbesar yang diusulkan adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp57,29 triliun. Dana tersebut ditargetkan untuk memperbaiki sebanyak 2 juta unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, Kementerian PKP juga mengusulkan anggaran Rp36,94 triliun untuk pembangunan rumah susun sebanyak 50.000 unit atau setara 421 tower. Program rumah susun dinilai penting untuk menjawab kebutuhan hunian di kawasan perkotaan yang terus meningkat.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement