nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres JK: Kenaikan Tiket Pesawat akibat Penyesuaian Kurs Dolar

Senin 14 Januari 2019 12:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 320 2004095 wapres-jk-kenaikan-tiket-pesawat-akibat-penyesuaian-kurs-dolar-hsiPjjfX1g.jpg Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) M Jusuf Kalla mengatakan kenaikan tarif tiket pesawat antara lain disebabkan oleh penyesuaian kurs mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah, sehingga berpengaruh pada biaya perawatan dan pembelian bahan bakar.

"Kita juga mengetahui bahwa mereka (maskapai) membayar (dengan) dolar, membeli pesawat dengan dolar, membeli avtur dengan dolar, tapi tarifnya (tiket) rupiah. Maka, mau tidak mau harus ada penyesuaian-penyesuaian secara bertahap," kata Wapres JK dilansir dari Antaranews, Senin (14/1/2019).

Penyesuaian tarif tiket pesawat tersebut harus dilakukan agar kegiatan operasional perusahaan penerbangan tetap berjalan di tengah penguatan kurs dolar AS terhadap rupiah.

Baca Juga: Garuda Indonesia Mulai Berlakukan Tiket Murah

Apabila tarif tiket pesawat tetap murah, lanjut Wapres, maka hal itu dapat berdampak pada lesunya industri maskapai sehingga berakibat pada bangkrutnya perusahaan penerbangan.

"Karena kalau tidak (disesuaikan), bisa saja kita nikmati hari ini begitu banyak pesawat terbang, tapi kita tahu juga berapa nanti perusahaan yang bangkrut, yang berhenti," lanjutnya.

Dengan dampak tersebut, maka pada akhirnya perusahaan penerbangan di Indonesia dapat dikuasai oleh maskapai tertentu saja. Sehingga, hal itu pun dapat berakibat pada kenaikan tarif tiket pesawat.

jk

"Kalau nanti (ada) yang berhenti bagaimana? Tarif akan lebih tinggi lagi, kalau monopoli. Hati-hati juga, kita harus mempertimbangkan unsur itu, unsur kepentingan konsumen tapi juga memperhatikan unsur perusahaan," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah maskapai di Tanah Air menaikkan tarif tiket transportasi udara. Hal itu dikeluhkan oleh masyarakat, yang salah satunya ada warga Banda Aceh memilih penerbangan transit ke Malaysia untuk tujuan Jakarta karena lebih murah dibandingkan menggunakan rute langsung Aceh-Jakarta.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini