BI Cek Kerja Sama Bank dengan Alipay-WeChat

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 17 Januari 2019 19:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 17 20 2005925 bi-cek-kerja-sama-bank-dengan-alipay-wechat-xlvrPXpwUO.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) buka suara terkait rencana kerjasama sistem pembayaran antara dua perusahaan teknologi asal China dengan bank lokal. Seperti diketahui ada beberapa bank lokal seperti BCA, BRI hingga CIMB yang akan melakukan kerjasama dengan WeChat dan Alipay.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, seluruh provider internasional yang ingin menggunakan sistem pembayarannya di Indonesia harus menggandeng perbankan lokal. Tujuannya agar perbankan lokal mendapatkan keuntungan ketika perusahaan tersebut masuk ke Indonesia.

"Provider internasional harus kerja sama dengan perusahaan domestik dalam transaksi sistem pembayaran termasuk fintech di dalam negeri," ujarnya dalam konferensi pers di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

 Baca Juga: Bocoran Bos BCA Kerja Sama dengan WeChat dan Alipay

Menurut Perry, saat ini pihaknya terus melakukan review terhadap perusahaan asing yang ingin sistem pembayarannya berlaku di Indonesia. Termasuk dalam hal ini Alipay dan WeChat.

"Kerja sama dengan perusahaan dalam negeri itu garis kebijakan yang kita review dari waktu ke waktu," ucapnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan, untuk kerjasama antara BCA dan Bank BRI bersama Alipay dan WeChat sedang dalam proses kelengkapan dokumen di internal perusahaan, sehingga dokumennya belum masuk ke Bank Indonesia.

 Baca Juga: WeChat dan Alipay Ingin Beroperasi Legal di RI? Ini Syaratnya

Sedangkan saat ini yang sudah mengalami kemajuan adalah kerjasama antara CIMB dengan Alipay. Sebab dokumen kerjasamanya saat ini sudah masuk ke Bank Indonesia dan sedang di-review.

"Saat ini BCA dan Alipay dalam proses kelengkapan dokumen dan yang sudah ada kemajuan itu CIMB. Sekarang kami akan melakukan pengecekan sistemnya terlebih dahulu. Apakah aman bagi konsumen," katanya.

Sugeng menambahkan, memang seluruh sistem pembayaran harus bekerjasama dengan bank lokal. Karena jika tidak artinya melanggar peraturan dari Bank Indonesia.

"Kalau nanti ada berita WeChat dan Alipay masuk tanpa kerja sama, itu jelas melanggar peraturan BI. Kami sudah panggil keduanya dan akan tetap awasi," ujarnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini