nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bank Mandiri Siapkan Rp30 Triliun Akuisisi Bank Menengah

Senin 28 Januari 2019 21:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 28 278 2010594 bank-mandiri-siapkan-rp30-triliun-akuisisi-bank-menengah-21XSkElAco.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan dana yang berasal dari modal berlebih, hingga Rp30 triliun pada 2019 untuk mengakuisisi bank spesialis kredit usaha kecil dan menengah (UKM).

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan perseroan mengincar bank dengan kapasitas modal menengah untuk diakuisisi.

Kelompok bank menengah di Indonesia dikategorikan ke dalam bank umum kegiatan usaha (BUKU) II bermodal Rp1-5 triliun dan BUKU III bermodal Rp5-30 triliun.

"Kita memiliki modal sekitar 20% lebih, jadi ada kelebihan modal sekitar 3%-4%. Target kita kan 17%. Jadi, ada 3% kira-kira sekitar Rp30 triliun. Kami modalnya memang besar," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika seperti dikutip Antaranews, di Jakarta, Senin (28/1/2019).

 Baca Juga: Jumlah Bank Kecil di RI Terlalu Banyak, Perbanas: Harus Dikurangi

Rasio kecukupan modal inti (capital adequacy ratio/CAR) Bank Mandiri saat ini sebesar 20,96%

Tiko menegaskan saat ini masih melakukan penjajakan untuk calon bank yang akan diakuisisi. Dia hanya menegaskan bank yang akan diakuisisi memiliki spesialisis bisnis di kredit UKM.

"Belum ada nama (bank) yang mendekati," ujar dia.

Selain itu, kata Tiko, Mandiri masih ingin mencermati valuasi harga dari perbankan nasional.

 Baca Juga: Kredit Macet Bank Mandiri Turun Jadi 2,75% di 2018

Saat ini, valuasi dari perbankan di Indonesia cukup tinggi karena banyak investor asing yang sedang gencar-gencarnya melakukan investasi strategis di perbankan Tanah Air.

"Pembeli asing kan sekarang banyak yang berminat. Jadi, saat ini kami masiih melihat valuasinya," ujar dia.

Jika Mandiri merealisasikan untuk akusisi bank menengah, maka aset konsolidasi bank pemerintah itu akan semakin gemuk. Saat ini, aset konsolidasi Mandiri sebesar Rp1.202,3 triliun.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini