Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Bos BI 'Sering' Naikkan Suku Bunga Jadi 6%

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 29 Januari 2019 |18:07 WIB
Alasan Bos BI 'Sering' Naikkan Suku Bunga Jadi 6%
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) selama 2018 telah menaikan beberapa kali suku bunga acuannya. Saat ini suku bunga acuan yang dipatok BI berada dikisaran 6,00%.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, langkah menaikan suku bunga adalah untuk menetralkan kembali perekonomian Indonesia. Khususnya nilai tukar karena bisa mengundang dana asing masuk kembali ke dalam negeri.

 Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga Acuan 6%, Ini Kata Menko Darmin

Namun lanjut Perry, tidak serta-merta BI hanyalah menaikan dengan suka-suka suku bunganya. Sebab, menurutnya, penyesuaian suku bunga sudah diperkirakan secara matang sejak jauh-jauh hari.

"Dalam menentukan suku bunga acuan, kita melakukan forward looking dan pre-emptive. Kenaikan terakhir di November sudah price-in dan memperhitungkan kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS (Fed Fund Rate) di Desember dan Maret," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Lagi pula lanjut Perry, dalam menaikan suku bunga harus disesuaikan dengan kondisi perekonomian baik dalam negeri maupun global. Sebagai salah satu contohnya adalah kenaikan suku bunga pada tahun lalu.

Tahun lalu kondisi perekonomian global penuh dengan ketidakpastian. Hal tersebut menyusul adanya kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement