Misalnya adalah kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) sebanyak empat kali. Ditambah lagi, adanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan Cina yang membuat ekonomi di sektor perdagangan tidak stabil.
Baca Juga: Terkuak Alasan BI Tahan Suku Bunga Acuan di 6%
Untuk tahun ini sendiri lanjut Perry, pihaknya akan tetap melakukan penyesuaian terhadap suku bunga. Meskipun tidak seagresif tahun lalu sebab kebijakan moneter Amerika Serikat sudah mencapai puncaknya.
"Waktu itu ada perkiraan Fed Fund Rate akan naik sebanyak tiga atau empat kali pada 2019, namun kami melihat kenaikan suku bunga The Fed paling banyak sebanyak dua kali," jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.