nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjualan Apple di China Turun Rp68 Triliun

Jamilah, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 12:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 30 320 2011324 penjualan-apple-di-china-turun-rp68-triliun-UL6imsbsl4.jpg Apple (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pendapatan Apple dari China mencapai USD13,17 miliar selama tiga bulan terakhir 2018. Turun USD4,79 miliar atau Rp68 triliun (kurs Rp14.200 per USD) dibandingkan tahun sebelumnya, yang sebesar USD17,96 miliar. Padahal, pada akhir tahun, pendapatan Apple biasanya mencetak rekor kuartalan tertinggi.

Tapi ini bukan kali pertama. Apple juga pernah mengalami perlambatan pertumbuhan penjualan pada kuartal akhir 2015 dan 2016. Ketika itu, pendapatan dari China turun 12%.

“Ketika kami memasuki bulan Januari, segalanya telah lebih baik dari bulan Desember dan itu memberi kami beberapa optimisme. Tentu saja Anda tidak tahu apa yang akan berlanjut tetapi saya juga akan menunjukkan bahwa tampaknya memetakan ketegangan perdagangan juga, bahwa ada sedikit lebih banyak optimisme pada bulan Januari, atau tentu saja saya merasa demikian. Saya terdorong oleh komentar yang keluar dari kedua negara, " ujar CEO Tim Cook yang dilansir dari CNBC, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Baca Juga: CEO Apple Tim Cook Terima Bonus Terbesar

Investor khawatir penjualan menurun di China sejak CEO Tim Cook memperingatkan awal bulan ini tentang tekanan ekonomi di kawasan itu yang menyebabkan perusahaan menurunkan panduannya untuk kuartal ini. Selain penjualan iPhone yang lemah, Cook juga menyalahkan ketegangan perdagangan antara AS dan China.

“Jika Anda melihat hasil kami, kekurangan kami adalah lebih dari 100% dari iPhone dan ini terutama di China yang lebih besar,” Cook mengatakan kepada Josh Lipton

"Sudah jelas bahwa ekonomi mulai melambat di sana untuk paruh kedua dan apa yang saya yakini sebagai masalahnya adalah ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina memberikan tekanan tambahan pada ekonomi mereka." Sambungnya.

apple

Cook mengindikasikan awal bulan ini, dia yakin situasi di China akan meningkat. Tim Cook mengatakan dia "optimis" AS dan China akan mencapai kesepakatan perdagangan baru.

“Itu jelas akan baik bukan hanya untuk kita, terus terang, tetapi saya lebih memikirkan dunia secara umum. Dunia membutuhkan ekonomi AS dan China yang kuat agar ekonomi dunia menjadi kuat,” kata Cook.

Apple juga menghadapi tantangan hukum di China, di mana pengadilan memberikan Qualcomm perintah pengadilan terhadap perusahaan pada bulan Desember atas dugaan pelanggaran paten. Qualcomm mengklaim pada saat perintah itu melarang impor dan penjualan hampir semua model iPhone di China, tetapi Apple dengan cepat memperdebatkan ruang lingkup larangan tersebut, dengan mengatakan itu hanya mencakup iPhone yang berjalan pada sistem operasi yang lebih lama.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini