nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jasa Marga Pindahkan Gerbang Tol Cikarang Utama ke Cikampek dan Sadang

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 16:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 04 320 2013626 jasa-marga-pindahkan-gerbang-tol-cikarang-utama-ke-cikampek-dan-sadang-W8sjMf9Saf.jpg Gerbang Tol (Foto: Antara)

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan segera membongkar Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama dalam waktu dekat. Sebagai gantinya, GT Cikarang Utama akan dipindahkan menuju dua titik.

AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, kedua titik tersebut adalah GT Cikampek bagi yang akan menuju Utara Jawa. Dan satu lagi dipindahkan menuju GT Sadang untuk jalur selatan.

"Kita akan membongkar GT tersebut (Cikarang Utama) dan memindahkan ke GT Cikampek dan Sadang," ujarnya kepada Okezone, Senin (4/2/2019).

Baca Juga: Jasa Marga Bakal Beli 2 Tol Milik Waskita Karya

Heru menyebut jika pembongkaran GT Cikarang Utama dikarenakan sudah terlalu padatnya lalu lintas di wilayah tersebut. Apalagi ditambah dengan adanya beberapa proyek yang ada di sekitar Gerbang Tol tersebut.

Seperti diketahui ada tiga proyek yang ada di jalan tol Jakarta-Cikampek tersebut. Ketiga proyek tersebut meliputi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated II dan proyek Light Rail Transit (LRT).

Menurut Heru, adanya beberapa proyek tersebut menyebabkan beberapa lanjut pembayaran di GT tidak dapat difungsikan. Karena tiang pemancang yang digunakan untuk pembangunan makan jalur tol.

"Cikarang Utama itu sudah sangat padat sekali, dengan adanya proyek infrastruktur lain yaitu Japek Elevated, KCIC, kapasitas GT Cikarut berkurang dengan adanya di sekitar lajur-lajur ransaksi adanya tiang milik kedua proyek tersebut sehingga ada lajur yang tidak dapat digunakan lagi," jelasnya.

Sebagai salah satu contohnya adalah semula Gerbang Tol Cikarang Utama sendiri menuju arah Bekasi terdapat sekitar 14 GT. Sedangkan untuk gerbang keluar ada sekitar 27 lajur.

"Dengan adanya tiang tiang, berkurang 6 lajur. Exit tinggal 20. Pengurangan kapasitas ini membuat kami cari jalan keluar," ucapnya.

Baca Juga: Jasa Marga Siap Caplok 2 Tol Trans Jawa Milik Waskita Karya

Di sisi lain lanjut Heru, pemindahan tersebut bisa mempermudah Jasa Marga dalam melihat rata-rata pengendara yang melewati jalan tol tersebut. Bahkan, perseroan bisa melihatnya secara spesifik mana jalan tol yang akan menuju Utara dan Selatan.

"Jadi nanti kita akan lebih mudah kontrol distribusi karena sudah bisa dipisahkan mana lalin yang menerus ke timur tol Trans Jawa dan mana lalin yang ke selatan Purbaleunyi," jelasnya.

(fbn)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini