nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekspor Indonesia Turun 4,48% Menjadi USD44,98 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 16:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 06 320 2014443 ekspor-indonesia-turun-4-48-menjadi-usd44-98-miliar-qHME7e0Bdr.jpg Ilustrasi Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 berada di angka 5,17%. Angka ini meleset dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 5,4%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, melambatnya pertumbuhan ekonomi disebabkan beberapa faktor, salah satunya angka ekspor dan impor selama 2018.

Berdasarkan catatan BPS, pada kuartal IV angka ekspor barang Indonesia mencapai USD44,98 miliar. Angka ini turun 4,48% dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Nilai ekspor barang Indonesia kuartal IV kurang menggembirakan,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Baca Juga: Perkuat Neraca Perdagangan, Bekraf Dorong Ekspor Produk Kreatif

Sementara itu, nilai impor barang Indonesia di kuartal IV-2018 jutsru mengalami peningkatan menjadi USD49,85 miliar. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 12,10% disepanjang tahun dan meningkat 0,25% dibandingkan kuartal sebelumnya.

"Ini harus segera dipecahkan karena ini berpengaruh terhadap perekonomian kita," ucapnya.

Baca Juga: Fakta Defisit Neraca Perdagangan Terburuk Sepanjang Sejarah

Sementara itu, penjualan mobil secara wholesale (penjualan sampai tingkat dealer) pada Triwulan IV-2018 mencapai 294.657 unit. Angka ini naik 9,37% (year on year/yoy).

Sedangkan penjualan sepeda motor secara wholesale (penjualan sampai tingkat dealer) pada Triwulan IV-2018 mencapai 1.660.866 unit. Angka ini naik sebesar 7,4% (yoy).

Produksi semen pada Triwulan IV/2018 sebesar 13,53 juta ton, atau turun 31,88% dibandingkan kuartal sebelumnya (quartal to quartal/qtq) dan 28,59% (yoy). Sedangkanp penjualansemen dalam negeri pada Triwulan IV/2018 mencapai sebesar 19,73j jutaton, atau naik 4,3% (yoy).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini