"(Pemerintah) memberikan konsesi kepada Pelindo dalam hal pengelolaannya, Pelindo dimungkinkan untuk bekerjasama dengan siapapun yang bisa memberikan add value," katanya
Elvyn membeberkan salah satu contohnya adalah dalam pengelolaan Pelabuhan Tanjung Priok. Pihaknya menggandeng beberapa investor asing seperti Hong Kong dan juga Jepang.
Baca Juga: Visi-Misi Prabowo Ciptakan Kemandirian Bangsa
Namun di situ, porsi pengelolaan dari IPC Pelindo II masih lebih tinggi dari kedua investor asing tersebut. Menurut Elvyn porsi pengelolaan pelabuhan minimal untuk Pelindo II adalah sebesar 51%.
"Kalau Pelindo II yang kerjasama dengan asing itu ada dua terminal. Tanjung Priok dua-duanya. Tapi tetap Pelindo II mayoritas minimal 51%," katanya.