JAKARTA - Penjualan buku bekas di Pasar Senen, Jakarta Pusat, terkena imbas dari perkembangan sektor e-commerce atau jual beli berbasis online, dengan penurunan omzet mencapai 50% dari kondisi sebelumnya.
Salah seorang pedagang Arif Situmorang, mengatakan masuknya sektor e-commerce di Indonesia yang menawarkan banyak kemudahan memberikan dampak terhadap turunnya penjualan dari toko miliknya.
"Sebelum zamannya online, musim mahasiswa bisa 100 buku sehari, sekarang bisa berkurang sampai 50%," ujar Arif, kepada Antara di Jakarta, Rabu (27/2/2019).
Menurut Arif, para pembeli kini cenderung memilih berbelanja menggunakan media e-commerce dikarenakan harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan berbelanja langsung di toko-toko permanen.
"Online menjatuhkan harga. Kadang pembeli berpatokan di online, jadi merusak harga pasaran," kata dia.