Izin Ekspor Freeport Habis, KESDM: Tunggu Evaluasi Selesai

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2019 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 28 320 2024007 izin-ekspor-freeport-habis-kesdm-tunggu-evaluasi-selesai-LG8Cq8uT1h.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih belum memberikan rekomendasi izin ekspor pada PT Freeport Indonesia (PTFI). Izin ekspor Freeport sudah habis sejak 15 Februari 2019.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terlebih dahulu. Sebab, masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh PTFI.

"Belum (izin ekspor dikeluarkan) sampai dengan evaluasinya selesai. Evaluasinya pemenuhan syarat," ujarnya, saat ditemui dalam acara Rakornas Kementerian BUMN di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Luhut Tegaskan Presiden Jokowi Tak Ada Deal 'Khusus' dengan Freeport

Saat ditanyai mengenai persyaratannya, Bambang menyebut sudah ada seluruhnya dalam aturan. Adapun aturan lebih rincinya yakni Peraturan Menteri Energi (Permen) No 25 Tahun 2018.

"Persyaratan ada di Permen ESDM," ucapnya.

Mengenai ekspornya, Bambang menyebut jika hal tersebut seharusnya sudah dipikirkan oleh perusahaan. Termasuk juga strategi bagaimana cara mengatisipasi penuhnya gudang yang dimiliki oleh PTFI.

PTFI memiliki tiga gudang penyimpanan di Amamapare, Mimika, Papua dengan kapasitas masing-masing 40 ribu ton. Meski demikian kapasitas tampung ini terbatas.

"Biarin saja mau penuh. Itu urusan dia (PTFI)," kata Bambang.

Baca Juga: Fakta Terkini soal Freeport, Pertemuan Diam-Diam Jokowi hingga Masalah Karyawan

Sebagai informasi, Juru Bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan , pemerintah segera menerbitkan izin, agar pihaknya bisa melakukan pengiriman konsentrat tembaga ke luar negeri. Sebab, kegiatan produksi bisa terganggu bila gudang penyimpanan penuh dengan konsentrat tembaga.

Apalagi, produksi berjalan normal lantaran konsentrat masih bisa dikirim ke PT Smelting di Gresik, Jawa Timur. Oleh sebab itu izin ekspor diharapkan segera terbit.

"Mudah-mudahan (rekomendasi izin ekspor segera terbit," beberapa waktu lalu. (fbn)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini