nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Diserahkan ke Kemensetneg, Wisma Atlet Kemayoran Akan Direnovasi

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 19:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 04 470 2025751 sebelum-diserahkan-ke-kemensetneg-wisma-atlet-kemayoran-akan-direnovasi-meeLV7E7il.jpg Foto: Wisma Atlet Kemayoran (Okezone/Feby)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana melakukan renovasi terhadap Wisma Atlet Kemayoran. Setelah renovasi barulah diserahkan kepada Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg)

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, renovasi dilakukan agar nanti ketika diserahkan kepada Kemensetneg dalam kondisi baru. Apalagi saat ini juga wisma atlet masih jadi tanggung jawab Kementerian PUPR.

"Jadi kami akan poles lagi. Paling cat-cat yang ada tempelan itu, kemudian catnya pada kotor kan. Jadi pas diserahkan dalam kondisi yang prima," ujarnya saat ditemui di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (4/3/2019).

 Baca Juga: Wisma Atlet Kemayoran Dipastikan Bebas dari 'Serangan' Nyamuk

"Sedang digodok. Ketua (perumus penggunaan wisma atlet) adalah Mensetneg, wakilnya adalah Menteri PUPR. Setelah selesai kami serahkan ke yang punya aset. Baru ditetapkan fungsinya," imbuhnya.

Meskipun begitu lanjut Khalawi, dirinya menargetkan wisma atlet bisa diserahkan pada tahun ini. Saat ditanya mengenai anggaran, dirinya tidak menyebutkan secara rinci.

"Mudah-mudahan tahun ini lah ya. Secepatnya. Kami sedang mengurus serah terimanya, masalah aset kan enggak mudah," katanya.

Sebelumnya, Menteri Basuki mengatakan, sebagai gantinya wisma atlet tersebut nantinya akan diperuntukan untuk rumah dinas para Aparatur Sipil Negara. Keputusan tersebut diambil ketika rapat terbatas dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Kemarin sudah diputuskan untuk rumah dinas tidak dijual bagi ASN Kementerian manapun," ucapnya.

 Baca Juga: Batal Disewakan, Wisma Atlet Akan Digunakan untuk Rumah Dinas PNS

Menurut Basuki, ada beberapa alasan mengapa akhirnya wisma atlet dijadikan rumah dinas bagi para ASN. Alasan pertama adalah karena saat ini rumah dinas untuk para ASN sudah semakin menipis.

Ditambah lagi, pemerintah juga kesulitan untuk membangun rumah-rumah dinas baru. Sehingga lewat persetujuan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla diputuskan untuk dijadikan rumah dinas untuk ASN.

"Enggak kemaren sudah diputuskan oleh pak Wapres dalam rapat. Karena Bu Menteri Keuangan juga bilang ini makin lama rumah dinas yang lama lama itu kan dilarang dibeli jadi diberikan rumah dinas untuk para ASN," katanya.

Selain itu lanjut Basuki, alasan lainnya adalah agar lebih efektif. Karena saat ini persebaran rumah ASN khususnya yang bekerja di Jakarta jauh dan berbeda beda.

Belum ada perumahan yang khusus menampung para ASN di satu tempat. Padahal jika disatukan dalam satu tempat akan memudahkan pemerintah untuk menyediakan fasilitas penunjangnya.

"Iya karena saya misalnya rumah di Bekasi enggak mungkin punya rumah di Jakarta. Kalo rumah dinas kan saya tinggal siapkan bis disitu karena ASN sudah berkumpul disitu memanagenya," ujarnya.

Sebagai informasi, wisma atlet sendiri berdiri di atas lahan seluas 10,6 hektare di Kemayoran, Wisma Atlet yang dipakai untuk Asian Games 2018 itu terdiri dari 10 tower yang berisikan 7.426 unit hunian dengan kapasitas 22.278 orang.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini