Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI: Modal Asing Masuk ke Indonesia Capai Rp68 Triliun

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Selasa, 05 Maret 2019 |19:20 WIB
   BI: Modal Asing Masuk ke Indonesia Capai Rp68 Triliun
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat adanya modal asing yang masuk ke Tanah Air (capital inflow) mencapai Rp68 triliun hingga 5 Maret 2019. Dana tersebut berasal dari pembelian Surat Berharga Negara (SBN) maupun portofolio saham.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah menyatakan, masuknya modal asing itu didorong tekanan ketidakpastian global yang semakin mereda, tak separah tahun lalu. Di mana, terlihat dari adanya negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan China untuk menemukan kesepakatan mengakhiri perang dagang.

 Baca Juga: BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Capai Rp14,75 Triliun

Di sisi lain, kebijakan normalisasi moneter The Federal Reserve (The Fed) kian melambat. Bank Sentral AS itu diproyeksikan hanya menaikkan suku bunganya satu kali disepanjang tahun 2019, di mana pada tahun lalu mencapai empat kali. Kondisi itu pun berdampak pada penguatan Rupiah saat ini.

"Jadi Rupiah sekarang sudah sangat stabil sekali karena yang suplai ada (capital inflow)," katanya di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Di sisi lain, pasar keuangan Indonesia juga semakin membaik dengan adanya instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), sehingga tidak hanya bergantung pada perdagangan spot dan swap.

 Baca Juga: Gubernur BI Optimistis Aliran Modal Asing Bakal Meningkat

Oleh sebab itu, kata Nanang, perbankan tak perlu mengkhawatirkan kecukupan likuiditas terutama di pasar uang antar bank. "Kita memastikan kecukupan likuiditas dipasar antar bank cukup, jadi bank tidak perlu khawatir," katanya.

Bank Sentral sendiri membuka lelang transaksi sebanyak tiga kali dalam sepekan, baik lelang term repo untuk ekspansi likuiditas maupun lelang forex swap. "Jadi dengan lelang yang teratur 3 kali seminggu memberikan kepastian bagi bank agar bisa manfaatkan fasilitas repo-kan ke BI untuk SBN yang dimiliki," ujarnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement