Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IPO, Saham Wahana Interfood Melonjak 69%

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 20 Maret 2019 |09:59 WIB
IPO, Saham Wahana Interfood Melonjak 69%
IPO Wahana Interfood Nusantara (Foto: Yohana/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Wahana Interfood Nusantara Tbk resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada perdagangan hari ini, Rabu (20/3/2019). Emiten dengan kode saham COCO tersebut jadi perusahaan ke-7 yang melantai pada tahun ini.

Perusahaan produsen cokelat ini melepas 168.000.000 lembar saham atau setara 33,07% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Adapun harga yang ditawarkan Rp198 per saham, dengan demikian dana segar yang akan diperoleh perseroan dari aksi korporasi ini sebesar Rp33,26 miliar.

Pada pembukaan perdagangan, saham COCO melonjak 138 poin atau 69,7% ke level Rp336 dari harga IPO Rp198 per saham. Saham COCO ditransaksikan sebanyak 5 kali dengan volume sebanyak 9 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp302.400.

Baca Juga: IPO, Wahana Interfood Pasang Harga Rp198 per Saham

Direktur Utama Wahana Interfood Nusantara Reinald Siswanto menyatakan, dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk kebutuhan rencana bisnis jangka panjang perusahaan.

"Di antaranya adalah pembelian lahan dan pembangunan pabrik baru dengan mesin-mesin berteknologi tinggi untuk memenuhi permintaan produk cocoa dan cokelat berkualitas premium dari pelanggan dalam dan luar negeri," ujarnya dalam pembukaan perdagangan di BEI, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

ihsg

Perusahaan memang berencana menggunakan dana IPO untuk untuk belanja modal berupa tanah sebanyak 23,03%. Lalu sekitar 15,81% digunakan untuk pembayaran uang muka kepada kontraktor untuk membangun pabrik, serta 61,16% sisanya akan digunakan sebagai pembayaran uang muka pembelian mesin baru untuk produksi.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek (underwriter). Selain IPO, perusahaan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 56 juta saran seri I sebanyak 16,47% dari total jumlah saham ditempatkan pada saat pernyataan pendaftaran. Harga pelaksanaan waran sebesar Rp400 per saham.

Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru. Setiap pemegang tiga saham baru berhak memperoleh satu waran seri I.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement