Pasalnya, diproyeksi akan terjadi PHK atas 4.000 karyawan imbas akuisisi tersebut. "Kami akan berusaha secepat mungkin untuk memberikan kejelasan," kata dia, dilansir dari deadline.
Dalam surat internalnya tersebut, Iger mengakhiri dengan membahas ketidakpastian dan kecemasan yang berasal dari konsolidasi yang dikhawatirkan akan menimbulkan PHK tersebut.

"Saya berharap saya bisa memberitahu Anda jika bagian tersulit mungkin sudah terlewati. Closing deal adalah akhir dari tujuannya. Tantangan ke depan adalah bagaimana bekerja untuk menyatukan bisnis kita untuk mencitpakan perusahaan entertaiment global yang dinamis, baik itu dari sisi konten, platform dan bagaimana men-deliver experiences dari produk industri ini kepada konsumen," jelas dia.
"Proses integrasi adalah sebuah evolusi, dengan sejumlah sisi bisnis akan berdampak lebih besar dari sisi yang lain. Kami telah membuat banyak keputusan penting. Tapi memang beberapa hal masih dalam evaluasi. Kami mungkin tidak memiliki sejumlah jawaban untuk semua pertanyaan pada saat ini. Tapi kami komit untuk secepatnya memberikan kejelasan sejauh mana dampaknya," tegas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.