nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gencarkan Lapor SPT Online, Kok Sri Mulyani Manual?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 29 Maret 2019 19:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 29 20 2036806 gencarkan-lapor-spt-online-kok-sri-mulyani-manual-AAmTyFqD1N.jpg Foto: Yohana Okezone

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus menggaungkan kepada masyarakat untuk melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara online atau disebut e-filing. Lantaran dinilai lebih mudah dan praktis.

Namun ternyata, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan pelaporan SPT secara manual. Hal itu diakuinya saat melakukan tinjauan langsung pelaporan SPT ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Bendahara Negara tersebut menjelaskan, pilihannya melakukan laporan secara manual karena adanya keperluan penyesuaian data. Hal itu membuat pelaporan melalui e-filing tak dapat dilakukan.

"Saya manual, karena ada penyesuaian kemarin yang harus dilakukan, untuk beberapa hal," ujarnya di KPP Pratama Tebet, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

 Baca Juga: Sri Mulyani: Sudah 10,3 Juta Wajib Pajak Lapor SPT

Kendati demikian, dirinya mengakui pelaporan SPT secara online memang lebih memberikan kemudahan. Hal itu berdasarkan pengalamannya selama tinggal di Amerika Serikat yang selalu melaporkan SPT secara online.

Bahkan kata Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, anaknya memilih melakukan pelaporan SPT secara online dan mengakui kemudahannya.

"Waktu saya di Amerika pakai e-filing terus, karena waktu di Amerika 'kan gajinya jelas, terus peraturannya jelas dari sisi kewajiban perpajakan, saya jadi lebih mudah pakai e-filling, dan lagi kan tidak mungkin saya pergi ke sini (Indonesia) hanya untuk bayar pajak kan," kisahnya.

 Baca Juga: Sri Mulyani Batal Kenakan Pajak untuk E-Commerce

Sri Mulyani menilai, kemudahan pelaporan SPT secara online juga dirasakan masyarakat. Terlihat dari 94% laporan SPT oleh wajib pajak sudah menggunakan e-filing. Sisanya, melakukan pelaporan manual karena memerlukan penjelasan mengenai kewajiban pajaknya.

"Karena mereka tidak terlalu yakin, ada yang baru pertama kali, ada yang merasa bahwa saya perlu konsultasi karena income-nya tidak tetap," kata dia.

Adapun hingga hari ini, Kementerian Keuangan mencatat jumlah wajib pajak orang pribadi yang telah melaporkan mencapai lebih dari 10,3 juta. Jumlah ini meningkat 9,4% dari tahun lalu.

"Hingga siang jam 13.00 WIB tadi, jumlahnya terus meningkat menjadi 10.324.265 orang pribadi yang telah menyerahkan SPT-nya," imbuhnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini