Stok Sawit Indonesia dan Malaysia Berkurang, Harga CPO Naik

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 04 April 2019 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 04 320 2038876 stok-sawit-indonesia-dan-malaysia-berkurang-harga-cpo-naik-QFi2W3rLlx.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

Harga referensi tersebut turun 4,67% atau USD27,86 dari periode Maret 2019 yang tercatat sebesar USD595,98 per MT. Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor26/2019 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO tetap berada pada level di bawah USD750 per MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0/MT untuk periode April 2019,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan di Jakarta pekan lalu.

BK CPO untuk April 2019 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No 13/PMK. 010/2017 sebesar USD0 per MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Maret 2019. Sementara itu, harga referensi biji kakao pada April 2019 sebesar USD2.228,03 per MT turun 0,61% atau USD13,73 dari bulan sebelumnya yaitu sebesar USD2.241,76 per MT.

Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao pada April 2019 menjadi USD1.947 per MT turun 0,71% atau USD14 dari periode bulan sebelumnya, yaitu sebesar USD1.961per MT. Penurunan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan melemahnya harga internasional.

Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5%. Sementara untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini