Bappenas Gandeng JICA Perkuat Pembangunan Berkelanjutan di 5 Provinsi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 04 April 2019 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 04 320 2038991 bappenas-gandeng-jica-perkuat-pembangunan-berkelanjutan-di-5-provinsi-qgasIxFLTQ.jpeg Kerjasama Bappenas dan JICA (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bekerjasama dengan Japan International Cooperation (JICA) dalam memperkuat implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Kedua negara memutuskan untuk menjadikan lima provinsi di Indonesia sebagai daerah percontohan, yakni Jakarta, Banten, dan tiga provinsi lainnya akan ditentukan saat proyek tersebut berjalan. Adapun proyek tersebut akan dilaksanakan selama 1,5 tahun dengan dimulai sejak bulan ini, April 2019.

Proyek kerja sama teknis ini bertujuan memperkuat kerangka implementasi SDGs dari Pemerintah Indonesia melalui dukungan yang diberikan JICA untuk menentukan indikator domestik, merumuskan rencana aksi untuk mencapai indikator tersebut, dan menciptakan sistem pemantauan dan evaluasi.

Baca Juga: Indonesia Tidak Akan Bergantung Pada Robot Seperti Jepang

"Diharapkan JICA bisa memulai transfer knowledge dan experience yang sudah berhasil digapai dalam mengimplementasi SDGs dengan mengirimkan ahli-ahlinya untuk menentukan indikator-indikator keberhasilan Indonesia," kata Sekretaris Kementerian PPN/ Bappenas Gellwynn Jusuf saat acara Kickoff Meeting proyek tersebut di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Adapun saat ini Indonesia baru mengumpulkan data sebanyak 36% atau 85 dari keseluruhan indikator SDGs yang sebanyak 241, sehingga dibutuhkan pengumpulan data untuk indikator lainnya. Selain itu, rencana-rencana aksi harus dirumuskan atau ditingkatkan kualitasnya demi membangun inisiatif pencapaian semua indikator SDGs, juga perlu dibuat sistem pemantauan dan evaluasi yang selaras dengan rencana aksi juga menjadi prioritas.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kantor JICA Indonesia Shinichi Yamanaka menyatakan, untuk mencapai SDGs JICA akan secara aktif berbagi informasi dan hasil pencapaian proyek dengan berbagai mitra pembangunan baik dengan negara berkembang, organisasi internasional, perusahaan swasta, universitas dan masyarakat sipil.

bappenas

Sehingga melalui proyek ini diharapkan dapat menghasilkan penilaian yang lebih akurat tentang isu-isu yang dihadapi masyarakat Indonesia. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga dapat memanfaatkan data tersebut untuk menyusun kebijakan yang lebih baik.

"JICA memilih Indonesia dalam melaksanakan program SDGs ini, karena memang Indonesia salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki semangat yang besar untuk melaksanakan SDGs. JICA sangat mendukung inisiatif tersebut. Melalui proyek ini JICA akan berusaha membagikan pengalaman dan pengetahuan yang terkait masalah tersebut," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini