nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bliss Properti Siap Melepas 1,7 Miliar Saham ke Publik

Selasa 16 April 2019 11:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 278 2044099 bliss-properti-siap-melepas-1-7-miliar-saham-ke-publik-FR6Iue97Pw.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - Satu lagi, perusahaan yang bakal mencatatkan saham perdananya di pasar modal adalah PT Bliss Properti Indonesia. Dalam prospektus yang diterbitkan di Jakarta, kemarin, perusahaan pengelola pusat perbelanjaan dan hotel ini siap melepas 20,26% atau setara 1,7 miliar saham kepada publik.

Melansir Harian Neraca, Selasa (16/4/2019), perseroan juga berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 34,31% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh atau 2,29 miliar waran seri I yang menyertai saham baru. Nantinya, sekitar 79% dana dari hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan perusahaan anak yang antara lain untuk pembiayaan operasional pusat perbelanjaan, perawatan gedung dan peralatan hingga pelaksanaan kewajiban kepada supplier dan vendor dan 21% untuk belanja modal.

Baca Juga: Melantai di BEI, Saham Meta Epsi Meroket 50%

Di mana belanja modal itu akan digunakan untuk penyelesaian Jambi City Center dan untuk renovasi Lombok City Center. Sementara itu, dana yang diperoleh waran I akan digunakan untuk pembiayaan operasional pusat perbelanjaan, perawatan gedung dan peralatan, dan atau membayar kewajiban kehubungan dengan kegiatan usaha perseroan dan perusahaan anak seperti kewajiban kepada supplier dan vendor.

Baca Juga: IPO, Menteng Heritage Patok Harga Rp105 per Saham

Perseroan menggunakan laporan keuangan Oktober 2018. Adapun pendapatan usaha yang dimiliki perseroan pada Rp58,17 miliar, turun 21,69% dari posisi Rp74,29 miliar pada Oktober 2017.

Rugi tahun berjalan dapat diatribusikan pada Oktober 2018 senilai Rp268,54 miliar, membengkak dari rugi Oktober 2017 senilai Rp65,66 miliar. Hingga Oktober 2018, saldo kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan mengalami surplus sebesar Rp105,08 miliar yang terutama diperoleh dari penerimaan setoran modal dari pemegang saham sebesar Rp371,64 miliar dan dari penerimaan utang bank jangka panjang senilai Rp41,01 miliar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini