nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNI Kantongi Laba Bersih Rp4,08 Triliun di Kuartal I-2019

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 16:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 24 278 2047500 bni-kantongi-laba-bersih-rp4-08-triliun-di-kuartal-i-2019-oyxOID4agT.jpeg Konferensi Pers Bank BNI (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengantongi laba bersih sebesar Rp4,08 triliun sepanjang kuartal I 2019. Realisasi itu tumbuh 11,5% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,66 triliun.

Direktur Kepatuhan BNI Endang Hidayatullah menyatakan, pertumbuhan laba ditopang penyaluran kredit yang meningkat 18,6% dari Maret tahun lalu menjadi Rp521,35 triliun pada Maret 2019. Hal ini membuat kenaikan pendapatan bunga (interest income) sebesar 12,1%.

BNI mencatat pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh 4,3% menjadi Rp8,86 triliun. Di mana pada periode yang sama tahun lalu NII sebesar Rp8,50.

Baca Juga: Gandeng TNI, BNI Salurkan Gaji Prajurit secara Nontunai

"Dengan pertumbuhan NII tersebut dan ditambah oleh peningkatan pendapatan non bunga (fee based income), efisiensi biaya operasional, serta terjaganya kualitas aset, BNI mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih," jelasnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Dia mengatakan, kinerja keuangan itu tidak lepas dari pencapaian kinerja lima anak perusahaan. Dari BNI Syariah, BNI Life, BNI Multifinance, BNI Sekuritas, dan BNI Asset Management kontribusi kepada induk perusahaan sebesar Rp390,31 miliar atau tumbuh 37,6%.

rupiah

"Kontribusi itu setara 10,0% dari total laba bersih BNI," imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kualitas kredit BNI menunjukkan perbaikan dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) terjaga di level 1,9%. Dengan perbaikan itu, perseroan mampu menurunkan credit cost dari 1,7% pada Maret 2018 menjadi 1,3% pada Maret 2019.

Sementara itu, untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas aset di masa mendatang, BNI menjaga rasio pencadangan atau coverage ratio jadi 153,1% dari 148% pada akhir Maret tahun lalu. Menurutnya, di tengah ketatnya likuiditas industri perbankan yang tercermin dengan Loan to Deposit (LDR) sebesar 94,0 % per Januari 2019, BNI mampu menjaga rasio LDR pada level 91,3% per Maret 2019.

"Kondisi likuiditas ini dapat mendukung pertumbuhan kredit BNI ke depan," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini