nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp14.190/USD

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 29 April 2019 09:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 29 278 2049222 rupiah-dibuka-menguat-tipis-ke-rp14-190-usd-3H8PqvbC5d.jpg Ilustrasi Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan pagi ini. Meski demikian, Rupiah masih berada di level Rp14.100-an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Senin (29/4/2019) pukul 09.16 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka menguat tipis 9 poin atau 0,06% ke level Rp14.190 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.190 per USD – Rp14.190 per USD.

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 30 ke Rp14.182 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.180 per USD – Rp14.185 per USD.

Baca Juga: Rupiah Dekati Level Rp14.200/USD Jelang Akhir Pekan

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menilai penguatan nilai tukar Rupiah belakangan ini ditopang kinerja sektor eksternal yang terus membaik. Bank sentral mencatat, hingga 23 April 2019, rupiah menguat 1,17% secara point to point dibandingkan dengan akhir Maret 2019.

“Nilai tukar Rupiah pada 23 April 2019 tercatat menguat 1,17% secara point to point dibandingkan dengan akhir Maret 2019 dan 0,58% secara rerata dibandingkan dengan rerata Maret 2019,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI.

Sementara itu, bila dibandingkan dengan level 2018, nilai tukar Rupiah juga menguat 2,17% secara point to point dan 0,80% secara rata-rata. Menurut Perry, perkembangan ini tidak terlepas dari perkembangan aliran masuk modal asing yang besar ke pasar keuangan domestik, termasuk aliran masuk ke pasar saham yang berlanjut pada April 2019.

Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Bergerak 2 Arah ke Rp14.180/USD

Ke depan, lanjut Perry, sejalan prospek sektor eksternal yang membaik didorong prospek perekonomian domestik yang tetap positif dan ketidakpastian pasar keuangan yang berkurang, Bank Indonesia memandang nilai tukar Rupiah akan stabil dengan mekanisme pasar yang tetap terjaga baik.

“Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik, Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, khususnya di pasar uang dan valas,” tukas dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini