Konsumsi BBM Selama Mudik Lebaran Diprediksi Naik 15%

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 29 April 2019 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 29 320 2049312 konsumsi-bbm-selama-mudik-lebaran-diprediksi-naik-15-jIWsBt1U2C.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memprediksikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama Ramadan dan Idul Fitri 2019 mengalami kenaikan hingga 15% dari rata-rata normal.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan segala hal terkait pasokan BBM dan elpiji selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2019.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pertamina sangat siap melayani kebutuhan energi bagi masyarakat pada momentum nasional seperti Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan Ibadah serta mudik dengan tenang dan nyaman bersama keluarga," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Baca Juga: Tol Trans Jawa Tersambung, Begini Persiapan Penyaluran BBM Selama Mudik

Dia menuturkan bahwa, Pertamina akan menjaga stok Premium selama 21 hari, Pertalite 21 hari, Pertamax 22 hari, Pertamax Turbo 58 hari, Solar 26 hari, Dexlite 27 hari, Dex 35 hari, Avtur 48 hari, elpiji 16 hari, dan minyak tanah 69 hari.

"Kami telah memproyeksikan besaran konsumsi BBM pada masa puncak, baik saat arus mudik maupun arus balik," tuturnya.

Bahkan, lanjut dia sejumlah sarana BBM telah disiapkan pada masa satgas di antaranya mobil dispenser 26 unit, motor kemasan 200 unit, kios Pertamax 67 titik, dan buffer tank BBM 115 unit.

"Tahun ini kami akan lebih memberi perhatian pada ketersediaan BBM khususnya gasoline di jalur mudik tol menyusul mulai beroperasinya Tol Trans-Jawa dari Merak, Banten, hingga Pasuruan, Jawa Timur, serta Tol Trans-Sumatera ruas Lampung-Palembang, sehingga diperkirakan pemudik lebih memilih menggunakan transportasi darat dengan kendaraan pribadi dan umum," jelasnya.

Baca Juga: Daftar Tol Baru Dibuka saat Mudik Lebaran 2019

Dia menambahkan, konsumsi BBM di jalur tol wilayah Jateng dan DIY pada Rafi 2019 diperkirakan mengalami lonjakan tertinggi hingga 300% dibandingkan tahun lalu, disusul Jatim 140%, dan baru kemudian DKI Jakarta dan Jabar 100%.

"Dengan tuntasnya jalur tol di wilayah Jateng dan Jatim, maka diproyeksikan konsumsi BBM juga meningkat di sepanjang tol baru," ungkap dia.

Pertamina juga menyiagakan sebanyak 43 SPBU di sepanjang jalan tol di Jawa dengan rincian 31 unit di Jakarta dan Jabar, 8 unit di Jateng dan DIY, serta 5 unit di Jatim.

Untuk elpiji, menurut Fajriyah, konsumsi saat masa puncak Lebaran diperkirakan naik 15% dari rata-rata normal, sedang rata-rata selama satgas sebesar 7 % dari kondisi normal.

Dia menambahkan, sejumlah upaya pengamanan pasokan elpiji selama RAFI 2019 yang dilakukan Pertamina antara lain keamanan stok melalui optimasi kilang dan impor, pangkalan buka saat libur Idul Fitri, menyediakan Bright Gas, mempersiapkan penambahan alokasi 10-15%, dan memberlakukan pangkalan siaga sebanyak 33.000 unit," pungkas dia

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini