Presiden Ungkap 2 Kunci untuk Perbaiki Neraca Perdagangan, Apa Saja?

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 30 April 2019 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 30 20 2049675 presiden-ungkap-2-kunci-untuk-perbaiki-neraca-perdagangan-apa-saja-cefeNI3UgE.jpeg Presiden Jokowi (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui neraca perdagangan Indonesia masih harus diperbaiki. Namun, dirinya sudah memiliki dua kunci untuk mengecilkan jarak antara ekspor dan impor Indonesia.

“Saya sampaikan untuk menggenjot dan meningkatkan ekspor dan meningkatkan investasi. Itu dua kuncinya,” kata dia saat wawancara khusus dengan Pemred Okezone, Pemred iNews.id, dan Koran Sindo.

Di sisi ekspor, Presiden menginstruksikan untuk menguatkan sisi hilirisasi dan industrialisasi. Dengan begitu, Indonesia tidak lagi menjadi negara yang mengandalkan ekspor bahan mentah.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Kuartal I-2019 Defisit USD193 Juta

“Kita masih banyak kesempatan hilirisasi, industrialisasi, yang masih mentah-mentah banyak, kopi, hasil perkebunan pertanian itu banyak sekali, yang kita sudah mulai itu nikel sekarang sudah mulai setengah jadi, sebentar lagi barang jadi,” tutur Jokowi.

Sementara soal investasi, Mantan Walikota Solo ini menjabarkan, investasi ke depan akan berkonsentrasi dengan industri dan pariwisata. Adapun investasi pariwisata yang dimaksud adalah pembangunan 10 Bali baru.

jokowi

“Infrastrukturnya mau kita kerjakan, sehingga orang dan investor tertarik menanamkan investasinya di situ. Kita konsentrasi di Mandalika, Toba, Borobudur, sama Labuan Bajo. Kita jadiin bener dan harus selesai. Insyaallah selesai,” kata dia.

Kendati neraca perdagangan masih defisit, Jokowi meyakini struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah membaik. Ditandai dengan mengecilnya defisit APBN dan keseimbangan primer yang positif.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini