JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin tertekan pada perdagangan hari ini di tengah laporan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2019 yang lebih rendah. Tercatat, pada penutupan perdagangan sore ini, IHSG turun 63,1 poin atau 0,9% ke 6.256,35.
Pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (6/5/2019), ada 100 saham menguat, 309 saham melemah, dan 123 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,4 triliun dari 11,1 miliar lembar saham diperdagangkan.
Baca Juga: BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2019 Capai 5,07%
Indeks LQ45 turun 9,61 poin atau 1,0% menjadi 997, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,58 poin atau 1.4% ke 675, indeks IDX30 turun 5,22 poin atau 0,9% ke 549 dan indeks MNC36 turun 3,43 poin atau 0,9% ke 362.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) naik Rp10 atau 9,01% ke Rp121, saham PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) naik Rp22 atau 8,87% ke Rp270 dan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) naik Rp12 atau 8,45% ke Rp154.
Baca Juga: IHSG 'Kebakaran', Pagi Ini Dibuka Turun 1,02% ke 6.254
Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) turun Rp1.100 atau 8,98% ke Rp11.150, saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) turun Rp500 atau 8,33% ke Rp5.500 dan saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) turun Rp7 atau 7,87% ke Rp82.
Seperti yang diberitakan Okezone, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2019 sebesar 5,07% (year on year/yoy). Realisasi ini lebih rendah dibandingkan kuartal IV 2018 yang sebesar 5,18 % yoy. Meski demikian, posisi ini lebih tinggi dibandingkan laju ekonomi pada kuartal I 2018 yang sebesar 5,06%.
"Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2019 tumbuh 5,07% yoy, lebih rendah dibanding kuartal IV 2018. Angka 5,07% ini masih bagus, lebih bagus dari kuartal I tahun sebelumnya," ujar Kepala BPS Suharyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.