Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Medco Energi Terbitkan Obligasi Senilai USD650 Juta

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 06 Mei 2019 |19:46 WIB
Medco Energi Terbitkan Obligasi Senilai USD650 Juta
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA PT Medco Energi Internasional Tbk (Medco Energi) mengumumkan keberhasilan penerbitan obligasi 7NC4 144A/Reg S dengan tenor 7 tahun sebesar USD650 juta dengan kupon 7,375%. Perusahaan akan menggunakan hasil penerbitan obligasi ini untuk membiayai akuisisi Ophir Energy Plc ini serta membayar utang-utang tertentu.

"Permintaan yang kuat dari para investor obligasi mencerminkan rekam-jejak pencapaian perusahaan yang konsisten sesuai dengan komitmennya, baik kinerja operasional kami maupun rencana deleveraging,” ujar CEO Medco Energi Roberto Lorato, dalam keterangannya, Senin (6/5/2019).

Baca Juga: Dari Untung, Medco Energi Rugi USD51,30 Juta

Selain itu, perusahaan menerima peningkatan peringkat dari B dengan outlook positif ke B+ dari Fitch Ratings, B dengan outlook positif dari S&P Ratings dan Moody's menegaskan kembali peringkat B2 dengan outlook positif sejalan dengan diusulkannya akuisisi Ophir Energy Plc dan terus membaiknya kinerja keuangan.

Baca Juga: Medco Akuisisi Ophir Energy Rp7,2 Triliun

Menurut Presiden Direktur Medco Energi Hilmi Panigoro, dengan hasil akhir dari penerbitan obligasi ini, dan juga peningkatan prospek kredit yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap perusahaan. Persetujuan oleh pemegang saham Ophir Energy Plc jelas merupakan tonggak yang lain dalam menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menyelesaikan transaksi yang kompleks, serta bersifat multi-yurisdiksi.

“Dengan selesainya transaksi ini pada kuartal kedua, kami berharap akan lebih memperkuat posisi kami sebagai perusahaan energi dan sumber daya alam yang terintegrasi. Kami akan terus menuntaskan sesuai rencana dan komitmen kami bagi keuntungan semua pemangku kepentingan," ujarnya.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement