nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Defisit Anggaran Melebar Jadi Rp101 Triliun di April 2019

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 19:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 16 20 2056653 defisit-anggaran-melebar-jadi-rp101-triliun-di-april-2019-Kz7W4on7E8.jpeg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga April 2019 sebesar Rp101 triliun atau mencapai 0,63% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, defisit tersebut melebar. Pada April 2018 defisit APBN tercatat sebesar Rp54,9 triliun atau 0,37% terhadap PDB.

"Tekanan pada pendapatan negara dan belanja hasilkan kondisi APBN di April 2019 defisit," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Untuk pendapatan negara sampai akhir April mencapai sebesar Rp530,7 triliun atau 24,5% dari target. Capaian ini juga tumbuh 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp528 triliun.

Kemudian untuk penerimaan perpajakan mencapai Rp436,4 triliun atau 24,4% dari target. Dia menerangkan, jika dilihat dari sisi penerimaan tahun lalu mampu tumbuh 25,8%, artinya penerimaan perpajakan sampai April 2019 lebih rendah.

Baca Juga: Boikot Bayar Pajak, Begini Reaksi Sri Mulyani

Sementara itu, pendapatan dari sisi pajak sebesar Rp364,8 triliun atau masih lebih baik dibanding tahun lalu Rp362 triliun. Hanya saja, kata Sri Mulyani, bila melihat akumulasinya 24% dari total target atau lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu mencapai 26,1%.

"Pertumbuhan penerimaan hanya 1%, tahun lalu bisa 11%. Jadi kami lihat tanda eko dengan penerimaan pajak mengalami pelemahan dari penerimananya," ujarnya. 

Dia melanjutkan, untuk penerimaan Bea dan Cukai mencapai Rp49,4 triliun atau dibandingkan tahun lalu lebih baik Rp33,6 triliun. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp94 triliun atau turun 14% dari tahun lalu sebesar Rp110 triliun.

"Jadi total pendapatan negara terlihat kondisi dan kegiatan ekonomi cenderung alami tekanan baik dari luar dan dalam terefleksi dari penerimaan pajak kita," ujarnya.

Baca Juga: Utang Pemerintah Naik Lagi Jadi Rp4.528 Triliun

Di sisi lain, belanja cukup meningkat terealisasi sebesar Rp682 triliun atau tumbuh 8,4% dibanding tahun lalu. Belanja pemerintah mencapai Rp370 triliun dan tumbuh 11,8% dibanding tahun lalu.

"Hal ini dipicu belanja kementerian dan lembaga atau K/L sebesar Rp201 triliun atau naik Rp165,9 triliun di tahun lalu tumbuh 21,2%," ujarnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini