nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moody's Sematkan Peringkat B1 CFR untuk Buana Lintas Lautan

Kamis 16 Mei 2019 11:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 16 278 2056404 moody-s-sematkan-peringkat-b1-cfr-untuk-buana-lintas-lautan-K65MvOaWbb.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Perusahaan pemeringkat, Moody’s Investor Service menyematkan peringkat B1 corporate family rating (CFR) untuk perusahaan pelayaran PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL). Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, peringkat tersebut diberikan Moody’s dengan pertimbangan profil bisnis yang solid dengan secara substansial didukung oleh kontrak jangka panjang yang dimiliki emiten berkode saham BULL itu.

Dengan demikian, pandangan untuk pendapatan yang baik dan profitabilitas perseroan yang kuat. Selain itu, peringkat tersebut diberikan karena perseroan didukung oleh kondisi bisnis dengan iklim kompetisi yang tidak terlalu ketat. Pasalnya, peraturan industri pelayan yang diberikan pemerintah menguntungkan perseroan.

Baca Juga: Laba Buana Lintas Lautan Meroket 48,5% Jadi USD7,4 Juta

Khususnya undang-undang yang mengatur penggunaan kapal berbendera Indonesia untuk kebutuhan transportasi angkutan laut domestik. Moody’s menyebutkan bahwa peringkat BULL tidak memungkinkan untuk ditingkatkan selama 12 bulan—18 bulan. Namun, peringkat tersebut dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu apabila manajemen terus berhasil mengembangkan bisnisnya dengan meningkatkan metrik kredit perusahaan, dan melihat kondisi peraturan domestik yang tetap ramah.

Metrik kredit yang mengindikasikan peningkatan peringkat mencakup utang yang disesuaikan atau EBITDA di bawah 3,0x dan yang disesuaikan dengan beban bunga di atas 4,0x secara berkelanjutan. Tahun ini, perseroan optimis mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang lebih baik dari tahun sebelumnya seiring dengan permintaan transportasi energi dari Pertamina.

grafik

Direktur Utama PT Buana Lintas Lautan Tbk,Kevin Wong pernah bilang, prospek pasar cukup baik tahun ini, terkhusus dalam negeri dimana kebutuhan pokok transportasi energi seperti dari Pertamina cukup besar. “Ditambah juga efek dari penerapan beberapa peraturan baru yang kami rasa akan berdampak sangat positif untuk perusahaan pelayaran Indonesia termasuk BULL," ungkapnya dilansir dari Harian Neraca, Kamis (16/5/2019).

Dengan begitu, kata Kevin pihaknya yakin tahun 2019 akan jauh lebih baik ketimbang tahun 2018 karena peluang untuk berkembang lebih besar. Tahun ini, lanjut Kevin, akan ada penambahan armada secara organik, hanya saja untuk jumlahnya belum bisa dikatakan. “Selain penambahan armada secara organik, kami juga secara selektif kemungkinan akan menjalin kerjasama dengan perusahaan lain, terutama untuk segmen baru seperti batu bara," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini