nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mana Lebih Layak Jadi Ibu Kota Baru, Kaltim atau Kalteng?

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 15:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 16 470 2056531 mana-lebih-layak-jadi-ibu-kota-baru-kaltim-atau-kalteng-TmEZY6iHBp.jpg Perkotaan (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Teka-teki ibu kota baru hingga saat ini masih belum terjawab. Ada dua daerah yang hingga saat ini menjadi kandidat kuat sebagai ibu kota baru yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Pengamat Perkotaan dan Transportasi Institute Teknologi Bandung (ITB) Ibnu Syabri mengatakan, jika melihat kerugiannya, Kalimantan Timur lebih menjanjikan. Sebab, memilih Kalimantan Tengah untuk menjadi Ibu Kota baru menyimpang banyak kerugian.

"Ibu kota baru Kalteng atau di Kaltim? Jadi gini kalau Kalteng kerugiannya banyak. Kalau Kaltim cuma satu kerugiannya," ujarnya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Menurut Ibnu, memang Kalimantan Timur cocok sebagai ibu kota baru. Apalagi jika pemerintah menginginkan agar perekonomian ibu kota baru ini juga bisa bertumbuh.

Baca Juga: Kepala Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Perlu Biaya Rp466 Triliun

"Jadi sepakat kita inginkan itu pusat pertumbuhan bukan pemerintahan saja, kalau pertumbuhan kita enggak ingin seperti kota mati," jelasnya.

Menurut Ibnu, di daerah Kalimantan Timur terhindar memiliki potensi bencana yang sangat rendah. Bahkan menurutnya, ancaman kebakaran hutan pun relatif rendah.

Artinya jika berdasarkan persyaratan yang diajukan pemerintah, Kalimantan Timur ini sudah memenuhi kriteria. Pemerintah sendiri melemparkan kriteria agar ibu kota baru ini memiliki potensi bencana yang rendah.

"Jadi lokasinya sendiri ada ancaman hutan lindung tetapi daerah itu malah 20 tahun terakhir kerusakan dari Samarinda itu sudah gundul. Jadi harapan kita kalau hadapi itu ingin kota hijau," jelasnya.

Surabaya Destinasi Pariwisata Perkotaan 

Menurut Ibnu, untuk daerah di Kalimantan Tengah sendiri memiliki risiko lahan gambut. Dan bahkan menurutnya, hingga saat ini masalah lahan gambut dan kebakaran hutan masih kerap terjadi.

"Kalau Kalimantan Tengah itu gambut jadi masalah," ucapnya.

Selain itu lanjut Ibnu, jika di Kalimantan Timur memiliki transportasi seperti Bandara dan juga Pelabuhan. Selain itu juga ada juga kawasan industri yang nantinya bisa menopang perekonomian ibu kota baru tersebut.

"Dan kita butuh laut sebagai kota Maritim, jadi perhubungan dan pelabuhan ekonomi rakyat itu dibutuhkan transportasi," jelasnya.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini