nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertamina EP: Produksi Gas Lapangan Donggi Matindok Lampaui Target 2019

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 13:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 17 320 2056914 pertamina-ep-produksi-gas-lapangan-donggi-matindok-lampaui-target-2019-snJbS6dijr.jpg Dok Pertamina EP

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Pertamina EP Asset 4 mengembangkan lapangan migas Donggi Matindok Field, berlokasi di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sejak April 2016 lalu.

Saat ini lapangan migas tersebut memproduksikan gas dan kondensat dari 2 struktur aktif yaitu Donggi dan Matindok.

"Alhamdulillah Kinerja di tahun 2018, Asset 4 mencatatkan laba bersih sebesar USD158 Juta atau sekitar 194% terhadap target original USD82 Juta. Khusus untuk Donggi Matindok Field sebagai lapangan dengan produksi migas terbesar di Asset 4, berhasil mencatat produksi gas rata-rata sebesar 98,6 MMSCFD, 109% terhadap target 2018 dan kondensat 920 BCPD, 113% terhadap target 2018," ujar General Manager Pertamina EP Asset 4 Agus Amperianto dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

 Baca Juga: Kuartal I-2019, Produksi Minyak Pertamina EP Tembus 82.222 Barel/Hari

Sementara untuk kinerja di kuartal I tahun 2019, Donggi Matindok Field mampu memproduksikan gas sebesar 99,7 MMSCFD, 102,8% terhadap target 2019 dan produksi kondensat 854 BCPD, 109,4 % terhadap target 2019.

"Produksi gas PT Pertamina EP secara nasional sekitar 970 MMSCFD, dan Donggi Matindok Field menyumbang produksi 10% dari total produksi. Tentunya hal ini memberi dampak positif bagi perusahaan," kata Direktur Operasi & Produksi Pertamina EP Chalid Said Salim.

Selain itu, untuk menjamin keberlangsungan industri hulu migas, PT Pertamina EP terus agresif untuk mencari dan menambah cadangan. Pada bulan April 2019 yang lalu, PT Pertamina EP berhasil menemukan cadangan gas di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Melalui hasil pengeboran sumur eksplorasi Morea – 001 (MOR-001) dengan kedalaman akhir 2.300 meter.

"Tim Exploration Drilling Morea-001 melakukan uji produksi dengan Drill Stem Test (DST) pada batuan karbonat Formasi Mentawa. Dari pengujian tersebut mengalir gas sekitar 10 juta kaki kubik per hari dan diperkirakan akan lebih besar lagi," tambah Chalid.

 Baca Juga: Bor Sumur di Blok Sanga-Sanga, Pertamina EP Incar Produksi Minyak 203 BOPD

Tahun 2018 lalu, dari hasil pengeboran sumur eksplorasi Wolai di area yang sama, Pertamina EP menemukan Sumber daya kontinjen (contingent resources) sekitar 250 miliar kaki kubik gas ditambah beberapa juta barel minyak.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini