"Karena tol trans jawa ingi banyak yang nyoba juga karena hari biasa solo hanya 4-6 jam," ucapnya.
Basuki menmabhakan, memang ada dampak positif dari membludaknya pengguna jalan tol. Namun jika tidak diantisipasi akan ada dampak negatif juga yang terjadi akibat hal ini.
Misalnya, kota-kota besar yang menjadi tujuan pemudik, seperti Semarang dan Solo, turut akan merasakan dampak limpahan kendaraan. Selain itu, rest area (tempat istirahat) yang ada disepanjang jalan tol juga akan penuh dan bisaq melebar hingga bahu jalan.
"Yang macet di kota-kota tujuan karena bnayaknya mobil yang ke sana. Seperti di Semarang-Solo," ucapnya
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.