JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyatakan penyelenggaraan arus mudik tahun ini berjalan lebih lancar. Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik juga turun drastis dibanding tahun lalu.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan, bahwa angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sekitar 60% pada arus mudik tahun 2019. Dia menambahkan bahwa angka ini cukup menggembirakan, mengingat aspek keselamatan dapat ditingkatkan dalam perjalanan mudik 2019.
“Ada suatu data yang signifikan yaitu angka kecelakaan menurun drastis mencapai 60% dibandingkan tahun lalu. Artinya isu-isu yang telah kita upayakan agar mudik berjalan lancar dan safety itu berhasil,” jelas Menhub Budi, dilansir dari Setkab, Rabu (5/6/2019).
Baca Juga: Konsumsi Avtur Meningkat 22,4%
Pada kesempatan itu,Menhub Budi menambahkan, pengaturan di jalan tol, pengurangan motor melalui mudik gratis serta kegiatan pengecekkan atau ramp check pada bus-bus turut serta mengurangi kecelakaan yang di jalan.
Selain itu, lanjut mantan Direktur Utama Angkasa Pura II, pembangunan infrastruktur yang menghubungkan kota ke kota baik di Pulau Jawa maupun Sumatra dan penyiapan strategi-strategi untuk mengurai kemacetan menjadikan penyelenggaraan mudik tahun 2019 berjalan dengan lancar.
Baca Juga: 7 Jurus Penanganan Arus Balik Lebaran di Bakauheni-Merak Pelabuhan Merak
Tahun 2019, kata Menhub, merupakan suatu pembuktian bahwa pembangunan infrastruktur sangat berguna bagi masyarakat dari kota ke kota.
“Terbukti perjalanan mudik tahun ini dari Jakarta ke Semarang 6 jam, Jakarta ke Solo 8 jam, Jakarta ke Surabaya kurang dari 10 jam. Hal yang sangat menggembirakan terutama bagi pemudik. Masyarakat puas karena mudik tahun ini lancar,” ujar Menhub Budi.
Tidak hanya melalui segi infrastruktur, tambah Menhub, keberhasilan penyelenggaraan mudik tahun ini juga merupakan kerja sama yang baik antar stakeholder.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.