Hal tersebut terlihat dari periode Ramadan dan Lebaran 2018 yang mempengaruhi inflasi Mei dan Juni masing-masing sebesar 0,21% dan 0,59%.
Inflasi tersebut disebabkan oleh tingginya tarif angkutan udara sebesar 0,15%, ikan segar 0,08%, daging ayam ras 0,07% dan telur ayam ras 0,06%.
Situasi serupa juga menyebabkan terjadinya tingkat inflasi Mei dan Juni 2017 yang masing-masing tercatat sebesar 0,39% dan 0,69%.
Penyebab inflasi pada Ramadan dan Lebaran 2017 adalah tarif listrik 0,17%, tarif angkutan udara 0,12%, tarif angkutan antar kota 0,08% dan bawang putih 0,08%.
(Dani Jumadil Akhir)