75 Kapal Pesiar Merapat, Perluasan Pelabuhan Benoa Rampung Tahun Ini

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2019 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 14 320 2066552 75-kapal-pesiar-merapat-perluasan-pelabuhan-benoa-rampung-tahun-ini-2nMLxrTYVR.jpg Foto: Ist

JAKARTA - PT Pelindo III (Persero) tengah melakukan peningkatan kapasitas pada Pelabuhan Benoa Bali. Tujuannya adalah untuk menarik wisatawan mancanegara yang datang ke Bali.

CEO Regional Bali Nusra Pelindo III Wayan Eka Saputra mengatakan, pihaknya tengah melakukan peningkatan kapasitas gedung terminal penumpang. Semula terminal penumpang ini hanya memiliki kapasitas 900 orang kini akan diperbesar menjadi 3.500 orang dalam bangunan seluas 5.600 meter persegi.

Selain itu, saat ini juga telah dirampungkan pengerukan dan pendalaman alur dari minus 9 Meter low water spring/rata-rata muka air laut (LWS) menjadi minus 12 Meter LWS, sehingga kapal pesiar dengan Length of All (LOA)/ ukuran panjang lebih dari 350 Meter dapat bersandar di dermaga yang sebelumnya hanya berlabuh di luar Alur Pelabuhan.

 Baca Juga: Investasi Pelabuhan Benoa Rp1,7 Triliun, Menko Luhut: Ada Penginapan hingga Parkir Kapal Pesiar

Selain itu turning basin atau area untuk berputar kapal juga diperlebar sehingga kapal yang memiliki radius putar lebih panjang dapat melakukan manuver dengan aman dari 300 meter sekarang menjadi 420 meter. Serta lebar di kolam timur dari awal 150 meter sekarang telah menjadi 200 meter, dan untuk kolam barat dari 150 meter menjadi 330 meter.

“Pembangunan gedung terminal penumpang kapal pesiar di benoa akan selesai semester dua tahun 2019, Hingga awal Juni progress pembangunan fisik bangunan telah mencapai 79,12%,” ujarnya di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Menurut Wayan, Dengan perluasan ini diharapkan, Pelabuhan Benoa bisa menjadi home port cruise. Home Port Cruise sendiri membuat kapal-kapal pesiar dari luar negeri tidak perlu transit lagi ketika akan menuju Bali.

“Semoga tidak lama lagi, pelabuhan benoa bisa menjadi home port cruisedimana kapal pesiar tersebut nantinya tidak hanya transit,” kata Wayan

 Baca Juga: Petugas Gabungan Razia Penduduk Pendatang Baru di Pelabuhan Benoa

Menurut Wayan, dengan menjadi home port cruise akan berdampak positif bagi perekonomian di Bali karena ini memiliki multiplier effect cukup besar untuk masyarakat Bali karena saat kapal pesiar bersandar di pelabuhan, maka tentunya bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

“Dengan menjadi home port cruise tersebut tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian di Bali karena ini memiliki multiplier effect cukup besar untuk masyarakat Bali. Saat kapal pesiar bersandar di pelabuhan, maka tentunya bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,“ katanya.

Jumlah kunjungan penumpang kapal pesiar pada tahun 2018 tercatat 54.802 orang wisatawan mancanegara. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 5% dibadingkan tahun 2017.

Sementara itu hingga Mei 2019, tercatat jumlah kapal pesiar sebanyak 26 unit dengan penumpang sebanyak 24.418 wisatawan mancanegara telah mengunjungi Bali melalui pelabuhan benoa. Target kapal pesiar di tahun 2019 ini sendiri sebanyak 75 unit kapal pesiar.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini