JAKARTA - Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) memprediksi investasi di 2019 masih melambat. Hal ini disebabkan beberapa faktor baik eksternal maupun internal.
Ketua AMII Edward Lubis mengatakan, untuk faktor eksternal yang belum juga mereda adalah perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Itu menjadi faktor paling berpengaruh terhadap tren investasi di Indonesia.
“Gambaran besarnya lebih banyak impact dari perang dagan dan ini membuat kita lebih campur galaunya,” ujarnya saat ditemui Hotel Pullman, Jakarta, Senin (17/6/2019).
Baca Juga: Trauma, Tren Investasi Diprediksi Melambat Tahun Ini
Menurut Edward, faktor eksternal merupakan faktor yang paling berpengaruh, sebab adanya perang dagang mempengaruhi nilai tukar. Jika nilai tukar naik maka ivestor pun ragu untuk menanamkan modalnya ke Indonesia. Apalagi, jika kebijakan pemerintah AS memutuskan untuk menaikan suku bunga acuannya.
“Paling besar (dampaknya) memang dari luar. Karena itu yang membantu atau dorongan investasi luar masuk ke Indonesia. Di sini tuh outflow sama inflow. Itu berpengaruh sekali terutama bond. Jadi kalau bisa mendorong, momentum itu akan berulang lagi,” jelasnya.
Baca Juga: Indonesia Kok Kalah dari Vietman? Begini Penjelasan Sri Mulyani