Share

Di KTT G20, Presiden Jokowi Akan Bahas Persoalan Ekonomi dan Keuangan Global

Rabu 19 Juni 2019 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 19 20 2068350 di-ktt-g20-presiden-jokowi-akan-bahas-persoalan-ekonomi-dan-keuangan-global-Blmf379Vlz.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Indonesia akan membahas sejumlah persoalan ekonomi dan keuangan global dalam forum KTT G-20 di Osaka, Jepang

"Pada KTT G20 di Jepang, masih sama, kita ingin mengangkat, membicarakan yang pertama mengenai persoalan ekonomi dan keuangan global, terutama yang berkaitan dengan perdagangan dan investasi," kata Presiden Joko Widodo dalam sambutan pembukaan rapat terbatas bertopik Persiapan Kunjungan Kerja Presiden ke KTT ASEAN dan KTT G-20, dikutip dari Antaranews, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Menurut Presiden, dalam menghadapi perkembangan teknologi, Indonesia juga membahas langkah-langkah inovasi bagi kemajuan ekonomi digital maupun pengembangan kecerdasan buatan.

Baca Juga: G20, Mendag Soroti Predator Ekonomi yang Bikin Orang Terhenyak

Presiden juga mengungkapkan perlunya pembahasan penanganan kesenjangan kualitas infrastruktur, ketenagakerjaan, hingga kepada pemberdayaan perempuan.

Rapat yang dimulai pada pukul 14:00 WIB itu juga membahas persiapan KTT Ke-34 ASEAN di Bangkok, Thailand.

KTT G20 akan diselenggarakan pada 28-29 Juni 2019 di Osaka, Jepang. Forum itu akan mempertemukan sejumlah pemimpin negara anggota G20 yakni Argentina, Australia, Brazil, Kanada, Tiongkok, Uni Eropa, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Kerajaan Inggris, dan Amerika Serikat.

Baca Juga: G20 Usai, Sri Mulyani dan Bos IMF Berburu Oleh-Oleh untuk Cucu

Perhelatan itu akan mengangkat sejumlah tema yakni ekonomi dunia, investasi dan perdagangan, inovasi, lingkungan dan energi, lapangan kerja, pemberdayaan perempuan, pembangunan, serta kesehatan. 

Beberapa hal yang juga akan dibahas di tengah-tengah KTT G20 yakni mengenai perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini