CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan ditutup pada level tertinggi dalam 14 bulan, setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengisyaratkan penurunan suku bunga.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik USD7,8 atau 0,58% menjadi ditutup pada USD1.350,7 per ounce. Demikian seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Rabu (19/6/2019).
Baca Juga: Harga Emas Turun Kena Aksi Ambil Untung
Pada konferensi tahunan di Portugal, Draghi mengatakan ECB dapat meluncurkan stimulus baru segera setelah pertemuan kebijakan berikutnya pada Juli.
Dia mengatakan pemangkasan suku bunga merupakan salah satu amunisi bank sentral, jika kondisi perekonomian zona euro tidak membaik, ditunjukkan dengan inflasi yang lemah secara berkelanjutan.
Suku bunga yang lebih rendah membuat aset-aset safe haven seperti emas, yang tidak menghasilkan suku bunga, lebih menarik bagi investor.