Tahun Depan, Gambar Seram pada Bungkus Rokok Akan Diperbesar di Singapura

Fakhri Rezy, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 02 320 2073618 tahun-depan-gambar-seram-pada-bungkus-rokok-akan-diperbesar-di-singapura-6StL07XbW5.jpg Rokok (Reuters)

SINGAPURA - Pemerintah Singapura akan memperketat peraturan dalam merokok. Pasalnya, hal ini untuk mendorong negaranya mengadopsi gaya hidup bebas asap rokok.

Melansir laman Bussines Insider, Jakarta, Selasa (7/2/2019), Departemen Kesehatan Singapura menyatakan, semua produk tembakau di Singapura akan dijual dalam kemasan standar. Akan tetapi, peringatan kesehatan grafiknya diperbesar mulai Juli tahun depan.

 Baca juga: Kemenperin Siapkan Regulasi Baru Produk Industri Hasil Tembakau

Perubahan ini akan berlaku untuk semua produk tembakau. Adapun produk-produk tersebut adalah rokok, cerutu, beedies, dan produk tembakau gulung lainnya.

 bungkus rokok gambar seram dibesarkan

Di bawah peraturan baru tersebut, semua kemasan produk tembakau tidak diizinkan menampilkan segala bentuk logo, warna, gambar dan informasi promosi. Namun, nama merk dan varian diizinkan walaupun akan dicetak dalam warna dan gaya font standar.

 Baca juga: Produktivitas Hilang, Kerugian Ekonomi Ditaksir Rp374 Triliun

Hal yang mengagetkan adalah ukuran grafik peringatan kesehatan. Pasalnya, ukuran peringatan itu harus mencakup 75% dari semua permukaan kemasan produk tembakau.

Seperti diketahui, saat ini grafis peringatan kesehatan hanya diperlukan untuk mencakup 50% bungkus produk.

 Baca juga: Produk Tembakau Alternatif Perlu Fatwa MUI

Peraturan baru akan berlaku pada 1 Juli 2020 dan pelanggar pertama yang tidak patuh dapat didenda hingga 10.000 dolar Singapura, menghadapi hukuman penjara enam bulan atau keduanya.

Ada pun selama masa transisi, produk tembakau yang mematuhi peraturan saat ini masih akan diizinkan untuk diimpor.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini