Share

Ini Cara Menangkal Jerat Investasi Bodong

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 07 Juli 2019 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 06 278 2075506 ini-cara-menangkal-jerat-investasi-bodong-jIz3DNKcOC.jpg Foto: Shutterstock

JAKARTA - Pelaku pasar modal, baik SRO (Self Regulatory Organization) maupun kalangan Perusahaan Efek, Otoritas Jasa Keuangan selalu berupaya mendorong literasi dan inklusi keuangan ke seluruh pelosok Indonesia. Tujuannya, agar masyarakat tidak mudah terbuai tawaran keuntungan tidak wajar dari lembaga-lembaga tidak berizin. Terutama bagi masyarakat Indonesia yang belum melek terhadap produk-produk investasi.

Itu sebabnya, bersama pelaku pasar modal, baik SRO (Self Regulatory Organization) maupun kalangan Perusahaan Efek, Otoritas Jasa Keuangan selalu berupaya mendorong literasi dan inklusi keuangan ke seluruh pelosok Indonesia.

Tujuannya, agar masyarakat tidak mudah terbuai tawaran keuntungan tidak wajar dari lembaga-lembaga tidak berizin. Terutama bagi masyarakat Indonesia yang belum melek terhadap produk-produk investasi.

Bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), OJK menggagas pembentukan perusahaan efek daerah guna meningkatkan peran Perusahaan Efek terhadap perekonomian daerah dan memperluas akses masyarakat di daerah untuk berinvestasi di pasar modal.

(Baca Selengkapnya: Menangkal Jerat Investasi Bodong)

Gagasan ini pun muncul sebagai respons atas tingkat literasi keuangan di antara masyarakat Indonesia yang baru berkisar 30%, dengan tingkat pengenalan akan produk pasar modal hanya sekitar 5%. Beriringan dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi yang selama ini terus digelar OJK, BEI, dan APEI, dirasakan perlu ada terobosan baru. Salah satu gagasan adalah memperluas daya jangkau perusahaan efek melalui pembentukan perusahaan efek daerah.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini