Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Milenial Masuk Kabinet Kerja Jilid II Harus Profesional

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2019 |17:17 WIB
Menteri Milenial Masuk Kabinet Kerja Jilid II Harus Profesional
Presiden Joko Widodo dan Para Menteri Kabinet Kerja (Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahannya kedepan bersama Wakil Presiden Terpilih KH. Ma'ruf Amin, berencana mengajak generasi milenial untuk masuk ke Kabinet Kerja Jilid II. Hal ini pun membuat sejumlah diskusi soal siapa yang akan menjadi menteri muda tersebut.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyatakan, kabinet ke depan harus di isi kalangan profesional, tak peduli apakah itu dari dalam partai politik (parpol) maupun tidak. Tak terkecuali dari kalangan pengusaha.

"Garis bawahnya adalah profesional, jangan hanya soal dia harus dari parpol atau tidak, tapi harus profesional. Kalau parpol bisa mengajukan profesional yang terbaik di posisinya, kenapa tidak," ujar dia di Jakarta pada Rabu (3/7/2019).

Salah satu nama yang diisukan memiliki profesionalisme tersebut yakni CEO Go-Jek Nadiem Makarim, yang juga merupakan pengusaha muda. Meski demikian, Shinta menekankan perlu ada portofolio yang jelas mengenai posisi yang akan diambil oleh Nadiem.

"Nadiem saya melihat figur yang sangat kuat dan kompeten, kalau mau berdedikasi untuk negara silahkan, dan saya rasa luar biasa ada generasi muda seperti Nadim tapi porfolio mesti jelas apa yang mau diambil," ungkapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement