Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rich Millenial, Ini Brand dan Harga Atribut yang Kerap Digunakannya

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2019 |19:15 WIB
Rich Millenial, Ini Brand dan Harga Atribut yang Kerap Digunakannya
A
A
A

JAKARTA - Pakaian dan atribut yang dikenakan seseorang mencerminkan banyak hal tentang siapa orang itu sebenarnya. Seperti yang dilakukan para rich millenial alias milenial kaya masa kini.

Mereka menggunakan pakaian dan berbagai atribut dari merek ternama, mewakili indentitas mereka yang memang miliarder. Gaya berpakaian mereka memperkuat statusnya sebagai rich milenial.

Dilansir dari Business Insider, ada lima perbedaan 'seragam' dari berbagai kelompok milenial kaya. Meski setiap pakaian pada dasarnya berbeda, tetap saja ada beberapa hal yang mencolok saat berbicara pakaian yang dikenakan oleh seseorang.

Baca Juga: 5 Fakta Rich Millenial, Gunakan Teknologi Perkaya Diri?

Hal itu seperti tercermin dari sepatu branded yang mahal, di mana mayoritas milenials memang lebih cenderung memilih kenyamanan untuk tampil kasual di depan umum.

Setiap tampilan fesyen yang dipilih para milenial ini faktanya berdampak pada tren ekonomi. Di mana kebiasaan mereka ini kemudian ‘terbaca’ melalui industri retail dan pasar konsumen yang lebih besar.

Berikut penampilan yang dikenakan dari CEO perusahaan teknologi hingga influencer Instagram, seperti yang dilansir dari Business Insider, Minggu (7/7/2019). 

1. Low-Top Sneakers

Para CEO dan pejabat eksekutif dari perusahaan teknologi tampil dengan gaya santai dan nyaman menggunakan low-top sneakers atau sepatu kets dari Lanvin atau Common Projects. Keduanya diperkirakan seharga USD400.

Penampilan khas Mark Zuckerberg adalah puncak dari busana kasual Silicon Valley’s. Dia memadupadankan t-shirt dan hoodies abu-abu, yang kabarnya dijual eceran ratusan bahkan ribuan dolar, dengan jeans dan sepatu kets.

Seperti Zuckerberg, CEO dan eksekutif perusahaan teknologi lainnya juga mengenakan seragam yang santai, sepatu kets seperti Lanvin atau Common Projects, yang telah menjadi simbol status di dunia teknologi.

 CEO Instagram Kevin Systrom menggunakan sepatu Lanvin low-tops (Foto: Business Insider)

Salah satu pendiri Instagram yakni Kevin Systrom, juga pernah terlihat mengenakan sepatu kets Lanvin seharga USD452 dan CEO Twitter Jack Dorsey telah mengenakan sepatu kets dari Rick Owens Island Dunks senilai USD1.185.

2. Sepatu Balenciaga Triple S

Fashionista mengenakan pakaian 'jelek', seperti sepatu Balenciaga Triple S dengan harga hampir USD900, sebab dinilai tampak keren.

Sepatu kets Balenciaga Triple S, telah menghiasi kaki sejumlah editor dan selebriti. Dalam seri video Vogue, Go Ask Anna, Anna Wintour, Kepala Editor Vogue dan Direktur Kreatif Condé Nast, mengomentari tren sepatu mode yang berkembang ini.

Sepatu Balenciaga Triple S (Foto: Business Insider)

“Bertahun-tahun yang lalu, para wanita akan memakai sepatu kets di kereta bawah tanah atau berjalan menuju kantor dan kemudian segera masuk ke kantor dan masuk ke tas mereka. Sekarang tidak begitu lagi. Sepatu jenis ini ada di mana-mana," katanya.

3. Salt Straps

Ibu-ibu Brooklyn mengadopsi gaya bohemian, dan memancarkan kekayaan yang halus. Tampilan mereka terdiri dari dua fitur utama yakni Salt strap dengan harga mulai dari USD138, serta alas kaki jenis No. 6 clog dengan harga mulai dari USD300.

Tali Salt Straps (Foto: New York Times)

Tali pengikat Salt berwarna cerah diiklankan sebagai tambahan yang dapat disesuaikan untuk dompet desainer. Merek Gucci dan Celine menjualnya seharga USD2.500 dan USD 2.600 per potong.

Sepatu bakiak No. 6 merupakan salah satu fashion 'jelek', yang disebutkan diatas. Untuk kalangan para ibu-ibu sepatu jenis ini dinilai memberikan kenyamanan, tanpa terlalu tertarik soal penampilan.

4. Fasyen Jalanan

Instagram influencer suka berpose dengan mengenakan gaya fesyen jalanan atau streetwear kelas mewah, yang oleh merek-merek kenamaan seperti Gucci dan Louis Vuitton. Tentunya harga atribut mereka bervairiasi.

Budaya streetwear telah ada selama beberapa dekade, yang berakar dari budaya surfing dan skate dan hip-hop. Tetapi kebangkitan media sosial membawa gaya berpakaian ini ke garis depan mode.

Gaya busana streetwear (foto: Business Insider)

Gaya dan grafis streetwear selaras dengan konsumen milenial yang terobsesi dengan gambar, yang menyukai siluet kasual dan nyaman. Seperti kaos, hoodies, dan sepatu kets.

Konsumen streetwear mewah mungkin adalah kelompok khusus, tetapi kelompok ini juga yang membawa banyak pengaruh di media sosial.

Harga gaya berpakaian ini sangat bervariasi tergantung pada merek dan barang, tetapi untuk jaket grafis Louis Vuitton harganya USD6.550.

5. Sepatu Kets Golden Goose 

Mahasiswa di kampus-kampus kini memamerkan status mereka dengan menggunakan sepatu kets Golden Goose seharga mulai dari USD500, serta tas ransel MZ Wallace dengan harga mulai USD285.

Sepatu Kets Golden Goose (Foto: Business Insider)

Kedua jenis produk ini menjadi tren baru, di antaranya bagi mahasiwa University of Southern California, Cornell University, dan University of Florida.

Sepatu P448 dengan harga yang berkisar antara USD265 hingga USD315, dan sepatu Common Projects juga populer di kampus. Demikian pula ransel MZ Wallace, yang menampilkan nilon berlapis dan kulit Italia alami dengan seharga USD285 hingga USD395.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement