JAKARTA - Siapakah pemilik Mal Kota Kasablanka (Kokas) yang sempat pasang pagar tinggi? Mal Kokas sempat memasang pagar tinggi, namun kini telah dibongkar setelah mendapatkan sorotan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Kini pagar besi tinggi di Mal Kokas yang sempat dipasang di area depan sudah tidak ada lagi alias sudah dibongkar. Pemasangan pagar itu merupakan keputusan manajemen lokal tanpa arahan dari pemegang saham maupun kantor pusat.
"Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar," kata Pendiri Pakuwon Group Alexander Tedja dalam keterangan tertulis, dikutip, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Mal Kota Kasablanka dimiliki dan dikelola oleh Pakuwon Group di bawah naungan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dengan pendiri sekaligus pemegang kendali utama perusahaan tersebut adalah pengusaha Alexander Tedja.
Mal Kokas mulai beroperasi pada tanggal 28 Juli 2012 dan diresmikan pada tanggal 31 Agustus 2012. Kota Kasablanka merupakan pusat perbelanjaan ke-6 milik Pakuwon Jati secara keseluruhan
Bahkan, Alexander Tedja pernah masuk daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes pada 2022 dengan kekayaan saat itu USD955 juta. Jika dirupiahkan sekira Rp17,1 triliun (kurs Rp18.000 per dolar AS).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan operator mal untuk membongkar pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan Ibu Kota termasuk di Mal Kokas.
Menurutnya, keberadaan pagar tinggi di pusat perbelanjaan telah menimbukkan Jakarta tak aman. Pramono menegaskan, dirinya ingin Jakarta itu aman dan nyaman bagi seluruh pihak, termasuk pelaku bisnis baik yang memiliki properti, perkantoran hingga mall. Untuk itu, ia berkata, para operator mall tak perlu memasang pagar tinggi.
"Dan saya akan segera mengoordinasikan untuk menertibkan itu. Sebab, jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja," kata Pramono saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).
Dia memastikan, Jakarta dalam kondisi aman dan nyaman. Ia pun menyatakan senantiasa berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan keamanan di Ibu Kota.
"Saya melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum di berbagai sektor, saya meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja," ujar Pramono.