Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neraca Perdagangan Juni Surplus, IHSG Menguat ke 6.426 di Jeda Sesi I

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 15 Juli 2019 |12:16 WIB
Neraca Perdagangan Juni Surplus, IHSG Menguat ke 6.426 di Jeda Sesi I
Ilustrasi IHSG Menguat (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 52 poin atau 0,82% ke 6.426 pada jeda sesi pertama perdagangan hari ini. Salah satu sentimen positifnya pasar saham karena data neraca perdagangan Juni 2019 mengalami surplus tipis sebesar USD200 juta.

Pad jeda sesi I perdagangan hari ini, Senin (15/7/2019), ada 217 saham menguat, 157 saham melemah, dan 148 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp4,59 triliun dari 12,0 miliar lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat ke 6.413

Indeks LQ45 naik 12,14 poin atau 1,2% menjadi 1.029,49, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 8,01 poin atau 1,2% ke 695, indeks IDX30 naik 6,65 poin atau 1,2% ke 565,88 dan indeks MNC36 naik 4,02 poin atau 1,1% ke 369,05.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) naik Rp35 atau 6,03% ke Rp615, saham PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) naik Rp12 atau 5,2% ke Rp242, dan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) naik Rp7 atau 4,3% ke Rp167.

Baca Juga: Data Ekspor Juni Diprediksi Dorong Kenaikan IHSG

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain, saham PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) turun Rp142 atau 24,91% ke Rp428, saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) turun Rp280 atau 8,31% ke Rp3.090 dan saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) turun Rp30 atau 5,36% ke Rp530.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement