nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fokus Ekonomi Joko Widodo Pada 2019-2024 yang Perlu Anda Ketahui

Rani Hardjanti, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 14:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 15 320 2079059 5-fokus-ekonomi-joko-widodo-pada-2019-2024-yang-perlu-anda-ketahui-VJVMPFjH7F.jpeg Foto: Jokowi saat Menyampaikan Pidato Kemenangan

JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) akan kembali menjadi Presiden melalui hasil pemilihan presiden 2019. Meski nama-nama menteri belum diumumkan, namun Jokowi sudah menetapkan arah kebijakan yang akan dilakukan dalam 5 tahun ke depan.

Berikut ini 5 Fokus Ekonomi Joko Widodo Pada 2019-2024 yang Perlu Anda Ketahui saat menyampaikan pidato Visi Indonesia, pada Minggu 14 Juli, seperti dirangkum Okezone, Senin (15/7/2019).

Pertama : Pembangunan infrastruktur akan terus kita lanjutkan!

Melanjutkan infrastruktur besar, seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara dengan kawasan-kawasan produksi rakyat. Menyambugkan kawasan industri kecil, Kawasan Ekonomi Khusus, kawasan pariwisata. Menyambungkan infrastruktur besar dengan kawasan persawahan, perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.

Baca Juga: Jokowi Copot Pejabat dan Bubarkan Lembaga Persulit Izin Investasi

Kedua : Pembangunan sumber daya manusia.

Pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan. Titik dimulainya pembangunan SDM adalah dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah.

Baca Juga: Kejar Investasi dan Ekspor, Jokowi Berikan PR ke Gubernur Jateng dan Jatim

Menyoroti pentingnya vocational training dan school. Membangun lembaga Manajemen Talenta Indonesia. Dukungan kepada Diaspora yang bertalenta tinggi

Ketiga : Mengundang Investasi yang seluas-luasnya.

Investasi dalam rangka membuka lapangan pekerjaan. Jangan ada yang alergi terhadap investasi. Penghambat investasi, perizinan, pungli, harus dipangkas.

Keempat: Pangkas reformasi birokrasi dan struktural.

"Tolong ini dicatat karena kecepatan melayani, kecepatan memberikan izin, menjadi kunci bagi reformasi birokrasi kita. Akan saya cek sendiri! Akan saya kontrol sendiri! Begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif, saya pastikan akan saya pangkas, copot pejabatnya,"

Kelima : Menjamin Penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran.

Setiap rupiah yang keluar dari APBN, semuanya harus kita pastikan memiliki manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat, meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini