nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernyataan Pejabat The Fed Bikin Wall Street Menguat

Jum'at 19 Juli 2019 07:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 19 278 2080828 pernyataan-pejabat-the-fed-bikin-wall-street-menguat-e24eZ1AtWq.png Foto: Reuters

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena sentimen pasar terangkat oleh pernyataan pejabat Federal Reserve AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 3,12 poin atau 0,01% menjadi berakhir 27.222,97. Indeks S&P 500 bertambah 10,69 poin atau 0,36% menjadi ditutup di 2.995,11 dan indeks Komposit Nasdaq berakhir 22,04 poin atau 0,27% lebih tinggi menjadi 8.207,24. Demikian seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

 Baca Juga: Saham Netflix Anjlok 11%, Wall Street Dibuka Melemah

Indeks-indeks utama berubah menjadi berada di wilayah hijau pada sore hari setelah Presiden Federal Reserve New York, John Williams mengatakan pihaknya membayar untuk bertindak cepat menurunkan suku bunga pada tanda pertama kesulitan ekonomi.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada akhir Juli berada pada 100%, dengan 66,9% memperkirakan potongan 50 basis poin, menurut alat FedWatch CME Group.

 Baca Juga: Wall Street Berakhir Melemah karena Laporan Laba Perusahaan AS

Namun kenaikan lebih lanjut tertahan karena investor mencerna laporan laba perusahaan yang beragam.

Saham Netflix jatuh lebih dari 10% setelah raksasa video streaming itu melaporkan kehilangan besar pada pertumbuhan jumlah pelanggan internasionalnya.

Netflix melaporkan penambahan pelanggan berbayar internasional triwulan sebesar 2,83 juta, dan kehilangan pelanggan berbayar domestik sebesar 126.000. Angka-angka mengimbangi hasil laba per saham yang lebih baik dari perkiraan, yang mencapai USD0,60.

Morgan Stanley melaporkan pendapatan bersih USD10,2 miliar dan laba per saham USD1,23, keduanya mengalahkan perkiraan Wall Street.

Pasar menjadi semakin bearish tentang laporan laba sejumlah perusahaan kuartal kedua. Para analis saat ini memperkirakan laba kuartalan S&P 500 secara tahun ke tahun akan turun 0,1%, menurut Refinitiv.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini