nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki Beri Lampu Hijau Penambahan Gerbang Tol di Kabupaten OKI

Minggu 21 Juli 2019 18:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 21 470 2081670 menteri-basuki-beri-lampu-hijau-penambahan-gerbang-tol-di-kabupaten-oki-9NkIZ7G1Yx.jpg

PALEMBANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyetujui pintu Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan ditambah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kegiatan ekonomi warga setempat.

Bupati Ogan Komering Ilir Iskandar mengatakan kepastian tersebut sudah dinyatakan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada acara rapat paparan infrastruktur di Jakarta belum lama ini. Hal ini menjadi angin segar, mengingat kehadiran pintu tol ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar.

"Pintu tol ini sangat diharapkan masyarakat karena akan menghubungkan dua kabupaten (Ogan Komering Ilir - Ogan Komering Ulu Timur) sehingga bisa menjadi jalur ekonomi baru bagi masyarakat setempat," ujarnya dikutip dari Antaranews, Minggu (21/7/2019).

Kabupaten Ogan Komering Ilir dilalui ruas Tol Trans-Sumatera sejauh 118 kilometer yakni, Tol Pematang Panggang-Kayuagung sepanjang 85 km dan ruas Kayuagung-Palembang sepanjang 33 km.

Dari total panjang jalan tol tersebut, hanya terdapat tiga pintu tol, yakni di Simpang Pematang, Celikah dan Jakabaring.

Dengan ditambahnya pintu tol di ruas Pematang-Kayuagung ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat serta akses perekonomian melalui jalan tol, kata dia.

Atas usul tersebut Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono menurut Iskandar menyetujuinya. Namun dalam kaitan ini, menteri meminta bantuan pemerintah kabupaten untuk membebaskan lahan.

"Ada sekitar 11 km yang akan dibebaskan untuk kebutuhan exit tol ini," ucapnya

Bahkan, menurut Iskandar, Menteri PUPR akan menurunkan tim pada pekan ini untuk mengecek lokasi. Kehadiran proyek strategis nasional di wilayah OKI diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat OKI.

Sebelumnya ia meminta pemerintah pusat agar membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah lokal, asli dari Ogan Komering Ilir untuk berdagang di rest area (tempat istirahat) yang tersedia di Tol Trans-Sumatera ruas Pematang Panggang-Kayuagung-Palembang.

"Kami akan berikan pendampingan ke pelaku usaha agar produk yang dijual sesuai dengan standar," kata dia.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini