PALEMBANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyetujui pintu Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan ditambah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kegiatan ekonomi warga setempat.
Bupati Ogan Komering Ilir Iskandar mengatakan kepastian tersebut sudah dinyatakan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada acara rapat paparan infrastruktur di Jakarta belum lama ini. Hal ini menjadi angin segar, mengingat kehadiran pintu tol ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar.
"Pintu tol ini sangat diharapkan masyarakat karena akan menghubungkan dua kabupaten (Ogan Komering Ilir - Ogan Komering Ulu Timur) sehingga bisa menjadi jalur ekonomi baru bagi masyarakat setempat," ujarnya dikutip dari Antaranews, Minggu (21/7/2019).
Kabupaten Ogan Komering Ilir dilalui ruas Tol Trans-Sumatera sejauh 118 kilometer yakni, Tol Pematang Panggang-Kayuagung sepanjang 85 km dan ruas Kayuagung-Palembang sepanjang 33 km.
Dari total panjang jalan tol tersebut, hanya terdapat tiga pintu tol, yakni di Simpang Pematang, Celikah dan Jakabaring.
Dengan ditambahnya pintu tol di ruas Pematang-Kayuagung ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat serta akses perekonomian melalui jalan tol, kata dia.
Atas usul tersebut Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono menurut Iskandar menyetujuinya. Namun dalam kaitan ini, menteri meminta bantuan pemerintah kabupaten untuk membebaskan lahan.